Iklan

Dua Karyawan Bank BRI Diduga Gelapkan Uang Rp 9 M


P-Polresta Jambi Akan Mintai Keterangan Pihak Bank
Laporan Fokusjambi
JAMBI - Terkait Kasus penggelapan yang dilakukan dua orang karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jambi, Penyidik Polresta Jambi berencana akan memintai keterangan dari pihak Bank sebagai pelapor.
Ini dikatakan Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Prasetyo Hadi Wibowo Sik melalu Kanit Pidsus Iptu Losa saat dikonfirmasi. Dijelaskannya, pihak pelapor direncanakan akan dimintai keterangannya pada 24 Oktober mendatang.
" Kita masih akan memintai keterangan pihak Bank lagi. Rencananya tanggal 24 nanti kita akan minta keterangan dari Bank lagi," tutur Losa, Kamis (17/10).
Pihak BRI Cabang Jambi melaporkan dua pegawainya ke Polresta Jambi terkait dugaan kasus penggelapan uang senilai Rp 9 miliar selama beberapa tahun terakhir ini.
Sebelumnya Terkait kasus ini, Kepala Cabang BRI Jambi Cendria Tj Tasdik, yang ditemui di Mapolresta Jambi mengatakan, dirinya tidak berhak memberikan pernyataan terkait laporan yang mereka sampaikan kepada pihak Kepolisian.
"Nantilah, sekarang kita sedang melapor kasusnya ke Kepolisian dan kalau mau wawancara nanti sama yang berwenang, ada bagiannya," kata Tasdik.
Tasdik mengakui telah membuat laporan ke Polresta Jambi dan sampai saat ini tim audit dari Palembang sedang memberikan keterangan di Mapolresta Jambi.
Dari informasi yang dihimpun, dua oknum pegawai BRI dilaporkan ke Polresta Jambi, terkait dugaan penggelapan dalam jabatan sehingga pihak Bank mengalami kerugian Miliaran Rupiah. Berdasarkan temuan hasil audit manajemen BRI dan laporannya kepada pihak Kepolisian kerugian mencapai Rp9 Miliar. (Uti)