Iklan

Gubernur Sumbar Resmikan Gedung BKAN Lengayang


LENGAYANG, PESSEL -- Gubernur Irwan Prayitno melakukan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka peresmian gedung Badan Kerjasama Antar Nagari (BKAN) Lengayang, sebagai bentuk swadaya dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pembangunan di daerah, Minggu (13/10) pagi. 
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Editiawarman, Kepala BPM Dr. Suhermanto Raza, MM, Kabiro Pemerintahan Drs. Syafrizal Ucok, Kepala Biro Humas Irwan,S.Sos,MM, Forkopinda  serta beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pessel.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, Alhamdulliah pembangunan gedung BKAN ini merupakan kebanggaan kita bersama, ini salah satu wujud peranserta masyarakat dalam meningkatkan pembangunan di daerah ini.
Keberhasilan pembangunan gedung ini tentu tidak lepas dari kekompakan, kerjasama dan koordinasi masyarakat dengan pemerintah daerah. Karena itu manfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya dalam rangka menghipun aspirasi masyarakat dalam memajukan pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya, ungkapnya.
Irwan Prayitno juga menyampaikan saat ini sistem pembangunan daerah berdasarkan usulan dan gagasan dari bawah ke atas ( bottom up ). Dimana pengembangan pembangunan itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan kondisi dan situasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat di daerah tersebut.
Dahulu banyak kegiatan pembangunan yang dilakukan berdasarkan keinginan dari atas yang dalam kenyataan kurang mendapat perhatian dan mirisnya bantuan tersebut menjadi besi tua, terbengkai dan sia-sia. Seakan-akan program tersebut tidak tepat sasaran, sehingga masyarakat kurang peduli dan tidak mampu melaksanakan sebagaimana yang diharapkan.
Karena itu kita akan terus mendorong program yang telah dilahirkan PNPM Pedesaan ini, untuk tetap dilanjutkan untuk kemajuan pembangunan masyarakat didaerah. Dengan program yang telah dilakukan melalui PNPM pedesaan terlihat animo dan tingkat partisipasi masyarakat tumbuh berkembang secara baik.
Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan kita bersama, dengan budaya dan sikap ke gotong - royongan pelaksanaan pembangunan dapat dihemat dan berdampak pada pengembangan pembangunan lain yang menjadi harapan masyarakat.
Wakil Bupati Editiawarman dalam kesempatan itu juga menyampaikan, pelaksanaan pembangunan gedung BKAN lengayang ini bernilai Rp. 178 juta, dengan pengadaan lahan tanah disediakan oleh masyarakat melalui iuran masyarakat.
"Kita patut memberikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat, sehingga gedung ini siap dalam kondisi baik. Gedung ini tentu akan menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi antar nagari dan masyarakat dalam merumuskan berbagai hal yang terbaik dalam meningkatkan pembangunan di daerah ini," ujarnya.
(zrd/ede)