Iklan

Minim Personil Pengamanan, Rutan Idi Kewalahan

Kepala Cabrut Idi, Yusnaidi, SH.
ACEH TIMUR | Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Idi, Kabupaten Aceh Timur hingga saat ini masih kekurangan personil pengamanan. Hal tersebut menjadi persoalan yang urgen  (mendesak) dalam upaya memaksimalkan pelayanan maupun pengamanan bagi Rutan Idi sendiri.

“ Rutan Idi yang sudah over kapasitas yang dihuni sebanyak 307 orang narapidana dan 70 persennya didominasi kasus narkoba, sementara 30 persen lagi kriminal,” ungkap Yusnaidi, SH,  Kepala Rutan Cabang Idi kepada Wartawan, Rabu (30/10/13) dikantornya.


Dia juga menyebutkan, saat ini hanya 28 orang personil dilembaga pemasyarakatannya dan personil pengamanan dibagi 3 regu untuk 1 regu berjumlah 5 orang, pegawai lainnya adalah staf kantor.
"Untuk mengantisipasi over kapasitas langkah yang ditempuh pihaknya dengan memindahkan beberapa napi ke Lapas lainnya seperti Lapas Narkoba Langsa dan Lapas Lhokseumawe. Layaknya untuk Rutan Idi personil pengamanan sekitar 40 orang personil sehingga 1 regu bisa lebih dari lima orang,” ujarnya.


Ketika disinggung persoalan air bersih, Yusnaidi menegaskan,  bahwa persoalan air tidak menjadi kendala lagi berkat kerjasama dengan Pemerintah Aceh Timur telah memperbaiki sumur bor yang ada di Rutan sehingga  air untuk MCK sudah dapat digunakan semaksimal mungkin, sementara untuk air minum dipasok dari luar yaitu air isi ulang dan 1 kamar diberikan 1 jerigen besar per satu harinya.


Dirinya juga menyampaikan, terimakasih kepada Bupati Aceh Timur Hasballah M.Thaib yang begitu peduli terhadap kendala yang dihadapi oleh Rutan Idi, bahkan pada lebaran Idul Adha kemarin Rutan Idi mendapat bantuan 1 ekor sapi dari Pemerintah daerah guna disembelihkan untuk para napi. “ Selain itu Rutan Idi juga memberikan pembinaan keagamaan bagi napi di Rutan Idi dengan melaksanakan pengajian rutin seminggu dua kali dengan mengundang ustad dari luar,” tambah Yusnaidi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang Lapas Kota Bakti, Sigli. [d77]