Iklan

Pelaku Curas Bacok KBO Reskrim Polres Sumenep

SUMENEP, Maraknya Pelaku kekerasan terhadap aparat kepolisian mulai merambah wilayah hukum Polres Sumenep. KBO Reskrim Polres setempat, Iptu I Gede Pranata Wiguna, Jumat (18/10) siang, dibacok pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di sekitar Pasar Desa Jabaan, Kecamatan Manding.
Akibat pembacokan itu, I Gede mengalami luka bacok serius di bagian pergelangan tangan kiri. Karena cukup parah, korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Surabaya.

Untuk menangkap pelaku pembacokan, sekitar 300 personel Polres Sumenep dikerahkan guna menyisir seluruh sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sejumlah titik yang diduga sebagai tempat persembunyian pelaku, yang memang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres setempat.
Wakapolres Sumenep, Kompol Sujiono, menjelaskan, ratusan anggota Polres memang dikerahkan, guna mengejar pelaku pembacokan terhadap perwira polisi, karena diduga pelaku masih berada di sekitar TKP.
"Seluruh sudut pintu masuk Kota dan Kabupaten Sumenep, kami lakukan operasi. Sedangkan di sekitar lokasi kejadian kami lakukan penyisiran hingga wilayah Kecamatan lainnya. Karena TKP di Kecamatan Manding, maka penyisiran lebih difokuskan ke Kecamatan Manding, Dasuk, dan Batuputih,"katanya.
Waka menuturkan, aksi pembacokan tersebut terjadi ketika Satuan Resmob Polres Sumenep, yang dipimpin I Gede berusaha menangkap pelaku curas yang merupakan DPO. Namun, pada saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dengan memakai senjata tajam (sajam)sehingga mengenai tangan KBO Reskrim tersebut.
"Lukanya cukup parah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumenep angkat tangan, makanya langsung dilarikan ke Surabaya, "tegasnya.
Waka menambahkan, untuk pelaku curas berhasil melarikan diri dan saat ini aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut. Sebab, polisi sudah mengantongi identitas sang pelaku.
"Setelah membacok korban, pelaku bisa melarikan diri. Pencarian hingga sore ini masih dilakukan, agar pelaku tidak bisa keluar dari wilayah Sumenep,"ungkapnya.
TIM