Iklan

Terindikasi Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang, Pimpinan DPRK Atim Dilaporkan Ke Polda Aceh

ACEH TIMUR | Iskandar A. Gani, SE, yang mewakili Kuasa Hukumnya Dian Yuliani, SH, resmi melaporkan Pimpinan DPRK ke Polda Aceh dengan nomor surat keterangan bukti lapor : BL/233/X/2013/SPKT Polda Aceh, beberapa saat setelah lembaga wakil rakyat itu menetapkan lima orang Komisioner KIP Aceh Timur versi Fraksi Partai Aceh melalui sidang Paripurna Khusus Jilid II, , Senin (21/10/13)  yang bertempat Ruang Sidang A Gedung Serba Guna, Idi Kabupaten Aceh Timur.

" Pimpinan DPRK Aceh Timur dilaporkan ke Polda Aceh terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi, baik kerugian terhadap keuangan negara maupun penyalahgunaan wewenang sebagai Pimpinan Lembaga Wakil Rakyat," kata Iskandar melalui selulernya kepada wartawan.

Menurut Iskandar, Laporan ini dilakukan semata- mata untuk menegakkan hukum di Aceh, tanpa harus memandang siapa pelakunya, harus tetap ditindak secara hukum," ini sebagai bentuk perlawanan atas perbuatan pimpinan dewan tersebut," imbuh Iskandar.

Seperti diketahui sebelumnya,  Tim Seleksi KIP Aceh Timur telah menetapkan lima calon anggota Komisioner KIP Aceh Timur periode 2013 - 2018 dan sudah diplenokan oleh Komisi A. Adapun lima nama yang sudah ditetapkan menjadi anggota Komisi Independen Pemilihan periode 2013-2018, yakni Iskandar A Gani, Mulia Karim, Ridwan Suud, Tarmizi, serta Sofyan.

Namun hasil pleno tersebut ditolak dalam rapat paripurna khusus penetapan anggota KIP Aceh Timur pada tanggal 24 Agustus 2013 lalu yang juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Hasballah. M. Thaib dan Syahrul Syamaun.

Sementara adapun nama - nama Anggota KIP Aceh Timur Jilid II yang ditetapkan melalui Paripurna Khusus pada Senin, (21/10/13)  yakni,  Drs. Ridwan Suud, Syahrul. S.sos.I,  Ilyas. S.pd.I, Ismail. S.ag dan Syafwan. S.ag. MH. Dan kemudian yang dinyatakan lulus cadangan yaitu, Syafrul, Sofyan, Tarmizi. S.sos.I. MH, Asnawi. SE dan Drs. Wahidin. |d77|