Iklan

TIME Dapat Sambutan Positif dari Pelaku Usaha Wisata Sumbar


PADANG -- Iven pasar pariwisata skala internasional atau Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) 2013 yang digelar 18 – 21 Oktober mendatang di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, disambut positif pelaku usaha.

Bertempat di Hotel Grand Inna Muara, iven yang diikuti 19 negara dan 60 jurnalis pariwisata mancanegara tersebut diha­rapkan memberi dampak po­sitif dalam pengembangan pasar pariwisata Sumbar.

"Ini kesempatan emas bagi Sum­bar, khususnya para pelaku wisata tour dan travel serta perhotelan untuk memper­ke­nalkan produk wisatanya. TIME juga ajang transaksi efektif bagi seller dan buyer dalam mening­kat­kan kunjungan wisata ke Sum­bar," kata Direktur PT Tour dan Travel Salam Wisata Indonesia, Febby Dt Bangso.

Menurut Febby, dalam pe­lak­sanaan sebelumnya, iven yang dulu bernama Sumatera Internasional Travel Fair (SITF) ini sudah sudah mem­berikan dampak bagi pari­wisata dan pelaku wisata. Data BPS Sumbar, kunjungan wisa­ta mancanegara ke Sum­bar terus menunjukkan pening­katan, bahkan periode Janua­ri-Agustus 2013 meningkat 25,98 persen.

Dari total turis yang ber­kunjung ke Sumbar, pada pe­riode tersebut sebanyak 29.262 orang. Sementara pe­rio­de sama tahun lalu baru 23.228 orang.

"Saya me­ya­kini, peningkatan itu setelah adanya perubahan mindset pelaku pariwisata dalam memenej pasar wisata Sumbar," ujar Febby.

Meski terjadi peningkatan kunjungan, Febby mendorong pelaku wisata berimprovisasi dalam menjual wisata Sumbar saat iven TIME digelar.

"Road show promosi wisata dari pela­ku wisata harus diperbanyak. Di antaranya sering lakukan promosi person to person seperti di beberapa bandara dan hotel-hotel di kota-kota besar," saran Febby.

Dia khawatir, jika hal itu tidak dilakukan bersama pem­prov, maka Sumbar hanya jadi tempat transaksi wisata saja tanpa dapat nilai apa-apa dari kegiatan pasar wisata in­ter­nasional itu.

* TIME Ajang Promosi Produk Wisata

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumbar, Bur­hasman Bur menyatakan, pe­lak­sanaan TIME merupakan ajang pelaku usaha wisata dan industri pendukung di Indonesia (seller) untuk mem­pro­mosikan berbagai produk dan jasa wisata dalam negeri ke­pada pebisnis wisata dari man­c­anegara (buyer).

Dengan diadakannya TIME secara berkala, para pembeli dari mancanegara juga dapat melihat potensi pasar dan mempromosikan produk wisata yang baru di pasarnya masing-masing.

Se­lain itu, tujuan TIME digelar di Sumbar untuk mem­pro­mo­sikan wisata daerah ke pasar Internasional serta men­do­rong perbaikan dan pening­katan insfrastruktur, fasilitas pariwisata, dan obyek wisata di wilayah tersebut sehingga dapat menjadi salah satu tu­juan wisata dunia.

(ede)