Iklan

Waka SMAN 2 Langsa Di Peras 50 Juta Rupiah & Anaknya Di Culik

Tualang Cut-Aceh,17/10/2013, - Anak kandung Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) SMA Negeri 2 Langsa Ratupan (43th) di culik dan diancam akan di bunuh jika tidak menyerahkan uang sebanyak 50 Juta kepada kedua pelaku penculikan (30th), terjadi di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (17/10).

Cerita yang beredar di kalangan masyarakat desa Seunebok Baro, yang di himpun wartawan beritalima.com

Berawal dari sebelum melakukan penculikan, si pelaku sempat mendatangi Ratupan ke sekolah SMAN 2 Langsa beberapa hari sebelumnya untuk meminta uang dengan cara memeras dengan paksa berdalih mengaku-ngaku sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sehingga Ratupan memberikan uangnya sebesar 100 ribu rupiah,

Pelaku penculikan ini berlanjut mencari rumah pribadi Ratupan dan meminta uang 50 juta saat itu juga dan di tunggu di dalam rumah Ratupan , dengan ancaman jika tidak di berikan maka anaknya akan di sandera dan di bawa hutan untuk di sekap sebagai tawanan.

Saat ancaman berlangkung di dalam rumah Ratupan mereka hanya bisa menyanggupi uang 5 juta rupiah saja, namun penculik menolak dan langsung menyeret anak kandung Ratupan yang bernama Prasetyo (18th) ke luar rumah dengan menodongkan pistol hingga ke jalan utama dengan menggunakan RBT di Kampung tersebut Praseyo di bawa ke tempat yang tidak di ketahui lokasinya.

Tetangga depan rumah Ratupan sempat merasakan kejanggalan dan penuh keheranan, mengapa anaknya dibawa sama orang tidak di kenal tetapi si Bapaknya cuma diam saja?, demikian kecurigaan tetangga sekita kediaman Ratupan

Penculik (30th) kembali mendatangi rumah Ratupan Wakasek SMAN 2 Langsa pada Kamis sore sekitar usai shalat Ashar (17/10) untuk kembali meminta uang 50 juta tersebut namun Ratupan beteriak kencang "Rampok-rampok" sehingga massa langsung mendatangi rumah Ratupan dan akhirnya nasib apes kedua penculik dihajar massa babak belur dan yang satu sempat melarikan diri dan lolos dari warga sedangkan yang seorang lagi di bawa ke Polsek Tualang Cut untuk di amankan.

Saat seorang penculik di hajar massa, pelaku penculikan ini mengaku warga berKTP Belawan Sumatera Utara dan orang tua kandungnya adalah warga Pusong Telaga Tujuh Kecamatan Langsa Barat,

Sampai berita ini di keluarkan narasumber yang di himpun berasal dari warga sekitar lokasi kejadian dan masih menunggu pihak kepolisian setempat melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lagi, dan di harapkan ada keterangan pers besok Jum'at (18/10) dari Kepolisian.
[Kontributor Langsa-Aceh: Eddy Khalil]