Iklan

Dokter Kota Langsa Gelar Aksi Solidaritas

Langsa | Sejumlah Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang langsa melakukan aksi solidaritas menolak kriminalisasi terhadap dokter Dewa Ayu Stiawan, Hendri Simajuntak dan Hendy Siagian atas tindakan medis yang mereka lakukan terhadap pasien yang menyebabkan kematian pada April tahun 2010 lalu di Manado, Rabu (27/11), di halaman RSUD Langsa.

Pantauan Global Aceh, aksi solidaritas yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, tersebut berjalan lancar. Dimana, dalam aksinya mereka menggunakan pita hitam yang dipasang di tangan sebelah kiri. Setelah melakukan aksinya kemudian mereka menjalankan aktifitasnya melayani masyarakat seperti biasa

Dalam aksi solidaritas itu mereka menuntut pertama, meminta kepada Pemerintah Kota Langsa untuk memahami kondisi bahwa dokter adalah manusia biasa, kedua, Pemerintah Kota Langsa diharapkan menjamin kesejahteraan dokter dan perlindungan hukum terhadap dokter dalam melaksanakan tugas - tugasnya, ketiga, seluruh dokter se kota langsa menginginkan tidak terjadi lagi kasus seperti dr. Ayu dkk, keempat, Pemerintah Kota Langsa diminta untuk menjamin dan menyiapkan kebutuhan dokter sesuai dengan bidang ilmunya terutama kebutuhan dokter spesialis beserta sarana dan prasarananya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Langsa, dr.Doly Diapari Siregar, kepada Global Aceh, mengatakan pihaknya tidak mengetahui persis proses hukum terhadap dokter Ayu dkk, akan tetapi jika menurut kacamata IDI persoalan yang dihadapi dokter Ayu adalah efek dari perbuatan, karenanya tindakan itu sudah benar. Dirinya mengakui, bahwa selama ini dokter banyak mendapat tekanan, sementara hak-haknya tidak dipenuhi," dokter juga manusia biasa yang mempunyai keterbatasan,"ujarnya sembari meminta kepada pemerintah agar memberikan perlindungan hukum terhadap dokter, karena tidak ada niat dokter dalam melaksanakan tugasnya yang ingin membunuh atau menyakiti pasiennya,

Hal yang sama juga dikatakan, penasehat IDI Cabang Kota Langsa, dr.Furqan. Dirinya meminta kepada Pemerintah Kota Langsa untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kerja selama dokter melaksanakan tugasnya. Kemudian, jangan informasi yang diberikan kepada masyarakat berlebihan sehingga sering trjadi komplain, dan untuk diketahui bahwa tidak ada jaminan mengobati pasien sembuh atau mnjamin tidak mati tapi dokter hanya mengarahkan agar tubuh manusia normal kembali.

Teks Foto : Sejumlah dokter menggelar doa bersama dalam aksi solidaritas di RSUD Langsa

Powered by Telkomsel BlackBerry®