Iklan

Hari HAI Ke- 48 Di Nagan Raya, Aceh Timur Peserta Terbanyak

NAGAN RAYA | Dalam Rangka menyambut Hari Aksara Internasional ( HAI), Senin, 2 Nopember 2013, di Lapangan Desa Ujung Fatihah, Kabupaten Nagan Raya, berlangsung khidmat.

Upacara tersebut yang diikuti peserta dari seluruh Kabupaten/ Kota yang ada di Propinsi Aceh. Namun Peserta terbanyak pada upacara hari Aksara Internasional tersebut yakni dari Kontingen Kabupaten Aceh Timur dengan jumlah personil 105 peserta dibandingkan dengan Kabupaten/ Kota lainnya.

Tema HAI ke-48 tahun 2013 adalah "Keaksaraan Abad 21 Membangun Karakter dan Keunggulan Bangsa". Tema ini, selain tentu selaras dengan tema secara internasional tetapi juga searah dengan program prioritas Kemdikbud dan tantangan yang dihadapi di bidang pendidikan, khususnya mengenai pendidikan karakter dan keaksaraan abad 21.
Adapun yang hadir pada upacara Hari Aksara Internasional, yaitu Sekda Aceh, Darmawan, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, M. Anas Adam, Bupati Nagan Raya, TH. Zulkarnaen, Sekdan Nagan Raya Para Kepala SKPK Kabupaten Nagan Raya, serta para Kadis Pendidikan dan Kepala Bidang PLB/ LS Kabupaten/ Kota lainnya. 

Seperti kita ketahui Peringatan Hari Aksara Internasional pertama kali dilakukan pada tahun 1966. Selanjutnya setiap tahun diperingati untuk memahami status keaksaraan dewasa secara global. 

Mengingat masih tingginya jumlah penduduk tuna aksara di dunia, UNESCO mencanangkan Satu Dekade Keaksaraan Persatuan Bangsa-Bangsa atau UNLD (United Nations Literacy Decade) 2003-2012. Dekade peningkatan penduduk global ini dibagi atas 5 (lima) tema yaitu: (i) Keaksaraan dan Gender (2003-2004); (ii) Keaksaraan dan Pembangunan Berkelanjutan (2005-2006); (iii) Keaksaraan dan Kesehatan (2007-2008); (iv) Keaksaraan dan Pemberdayaan (2009-2010); dan (v)  Keaksaraan dan Perdamaian (2011-2012). Sedangkan untuk tahun 2013, tema internasional yang diangkat adalah Keaksaraan untuk Abad 21 (Literacies for the 21st Centuries).

Dalam konteks pengentasan ketunaaksaraan, makna terdalam dari peringatan HAI adalah, seberapa jauh kita sebagai bangsa, baik pemerintah maupun masyarakat pada umumnya, bertekad dan berikhtiar secara berkelanjutan untuk menuntaskan saudara-saudara kita yang masih tuna aksara.(D77)

Powered by Telkomsel BlackBerry®