Iklan

Kapolres Aceh Timur:" Belum Ada Korban Yang Meninggal"

ACEH TIMUR | Kapolres Aceh Timur, AKBP, Muhajir, SIK,MH, Jumat, 15 November 2013, melalui pesan singkat blackberry massenger mengatakan bahwa belum ada korban yang meninggal terkait masalah meledaknya sumur minyak ilegal yang dibor masyarakat setempat, di Desa Mata i, Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur.

"Sampai saat ini tidak ada korban yang meninggal dunia. Jadi tidak seperti yang dilansir oleh salahsatu media cetak terbitan hari ini," ujar Kapolres Muhajir.

Masih menurut Muhajir, korban menderita luka bakar sebanyak tiga belas orang itu masih di rawat di RSUD Idi.

Sementara dua orang korban menderita luka bakar atas nama Abdullah (30) warga Desa Mata Ie Kecamatan Rantau Peureulak dan Riski Ramadhani (12) warga yang sama yang kondisinya kritis sudah dirujuk ke Rumah Sakit Medan, Jumat,(15/11/13) subuh tadi sekira pukul 05.00. Wib," jadi sampai saat ini belum ada korban yang meninggal dunia," demikian pungkas Kapolres Muhajir.

Seperti diketahui pemberitaan sebelumnya yang mana sumur minyak ilegal yang dibor secara manual oleh warga setempat, di Desa Mata i, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, pada Kamis (14/11/13) malam, sekira pukul 21.30 Wib meledak.

Akibat kebakaran sumur minyak ilegal itu 15 belas orang korban menderita luka bakar dan diantaranya termasuk anak-anak dengan kondisi sangat mengenaskan.|d77|


Powered by Telkomsel BlackBerry®