Iklan

PWL Kecam Birokrat Yang Lecehkan Media Online

Moh. Hasan, SH, Sekjend PWL
Surabaya  - Mencuat dari diskusi yang diselenggarakan oleh BeritaLima.Com yang dihadiri oleh berbagi elemen diantaranya para Jurnalis, Praktisi Hukum, Penggiat LSM dan para Legislator serta Calon Legislator menjadi hangat dan menarik, pasalnya adanya permasalan yang terjadi di Aceh Tamiang pada seorang Reporter Media Online Caleg Indonesia.com dikomentari oleh Penggiat Formas PWL ( Forum Masyarakat Pemantau Wartawan dan LSM ) Surabaya, Moh. Hasan, SH dalam wawancara dengan para Reporter BeritaLima.Com menyatakan " Sangat Prihatin dan Mengutuk Keras " adanya tindakan-tindakan semacam intimidasi atau adanya diskrimasi terhadap kerja dan kinerja Wartawan dalam melakukan aktifitasnya di lapangan, terlebih pada tugas yang dilakukan oleh Wartawan adalah dijamin oleh Undang-Undang dan taat serta tunduk pada Kode Etik Jurnalistik. Makanya bila masih ada birokrat yang melakukan hal itu akan menjadi preseden buruk dikemudian hari, karenan saat ini media sudah menjadi referensi dibidang informasi yang sifatnya sudah konvergensi ( terpadu,Red ) Maka kedepan tidak boleh lagi ada tindakan dari birokrat terhadap tugas Wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan di lapangan. Karena jelas dalam UU Pers ada sangsi yang tegas, punkasnya,

Dalam kesempatan sesi diskusi yang sama Moch. Efendi, SH ketua AMOI, juga menegaskan "Jangan ada perbedaan antara media online dan media - media lainnya, dalam hal ini cetak dan eloktronik, karena media online jelas dan tegas dan ada pedoman yang menjadi resmi yang ditetapkan oleh dewan pers dan disepakati oleh komunitas - komunitas PERS" tegas Eendi ketua AMOI, dihadapan peserta diskusi semalam (Tim)
Powered by Telkomsel BlackBerry®