Iklan

Wagub Kembali akan "Sisir" Paket Pembangunan Bersumber APBA


BANDA ACEH |  Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Muzakir Manaf pria sapaan akrab Mualem ini menurut rencana selama 6 hari dan dimulai pada,  Jumat (15/11/13) mendatang akan kembali "menyisir" sejumlah proyek pembangunan se-Aceh, yang antara lain dibiayai dana bersumber APBA 2013.

Wagub akan mengelilingi Aceh sampai (20/11/13) dengan mengikutsertakan sejumlah pimpinan lembaga SKPA yang berbagai paket pembangunan melekat pada instansi tersebut. Antara lain Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, BPBA, Dinas Perkebunan, Disbudpar, Disnaker Mobduk, Dishub Komintel, Dinas Kelautan dan Perikanan, Disnak Keswan, dan Dinas Keuangan Aceh.

Hal ini  disampaikan Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh H. Nurdin F Joes, Selasa (12/11/13) kepada wartawan seusai mengikuti rapat persiapan Kunker Wagub di Ruang P2K dan dipimpin Ketua P2K, Taqwallah.

Nurdin menambahkan, Mualem nantinya akan melihat keberadaan 109 paket proyek-proyek di seluruh Aceh bersumber APBA." Wagub juga akan mencermati hambatan-hambatan pembangunan, solusi yang dapat diambil dengan melakukan tindakan-tindakan percepatan, seiring sisa waktu yang sangat terbatas pada 2013 ini," ujar H. Nurdin F Joes.

Penentuan dan persiapan kunker Wagub itu ditetapkan melalui surat Gubernur Aceh Nomor 903/54211 tanggal 8 November 2013 yang menetapkan 15 - 20 November 2013 merupakan kunker pemacuan dan percepatan kinerja APBA 2013.
Dari rapat persiapan kunker Wagub Selasa lalu, diketahui kunker pada hari pertama (15/11/13) dimulai dari Pidie, Pijay, dan Bireuen dan bermalam di Lhokseumawe.

Hari kedua (16/11) meliputi Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Timur, bermalam di Langsa. Hari ketiga (17/11) meliputi Langsa dan Aceh Tamiang serta bermalam di Subulussalam.

Selanjutnya hari keempat (18/11) meliputi Subulussalam, Aceh Singkil, dan Aceh Selatan dengan bermalam di Tapaktuan.
Hari kelima (19/11) mulai dari Abdya, Nagan Raya dan diakhiri di Aceh Barat, bermalam di Nagan Raya. Hari terakhir (20/11) meliputi Aceh Jaya, Aceh Besar, dan Banda Aceh, demikian pungkas Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh H. Nurdin F Joes. |d77|