Iklan

Aduuh, Di Aceh Utara, OTK Rusak Baliho Caleg Partai Aceh dan Partai Lainnya.

Aceh Utara - Pemilihan Calon Legislatif tinggal lima bulan lagi. Namun yang terjadi baru- baru ini, maraknya pengrusakan alat peraga jenis spanduk dan baliho calon legislatif di Kabupaten Aceh Utara yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK).
Kali ini OTK bukan baliho atau spanduk milik caleg kader Partai Aceh saja yang menjadi target pengrusakan namun milik beberapa partai lain pun dirusak OTK seperti baliho dan spanduk caleg Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Hanura dan Partai Nasional Aceh ( PNA)
Sehingga hal tersebut menuai kecaman keras dari para calon anggota Legislatif baik tingkat DPRK maupun tingkat DPRA.
Atas tindakan ini membuat para calon legislatif merasa sangat dirugikan dan dinilai tidak mencerminkan kurangnya rasa persaudaraan dan perbedaan diantara sesama."Kami sangat kecewa atas perilaku OTK tersebut ," ujar M. Jubir, salah satu calon anggota legislatif DPRA Dapil Aceh Utara – Lhokseumawe dari Partai Gerindra, Selasa (31/12/13).
Dia menambahkan, aksi perusakan baliho dan spanduk ini dilakukan OTK saat malam hari disaat masyarakat sedang istirahat," jadi mereka lebih leluasa melakukan aksinya," tambah M. Jubir.
Adapun titik Pengrusakan baliho dan spanduk oleh OTK tepatnya di kawasan Gampong Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli.
Sejumlah spanduk milik Partai Aceh diturunkan dan dicincang.
M. Jamin Musa, kader PA dan juga calon anggota legislatif telah melaporkan hal tersebut ke Panwaslu Kecamatan Matangkuli.
"Spanduk kami dicincang dengan senjata tajam, kami sudah melaporkan kejadian ini ke Panwaslu kecamatan," pungkas M. Jamin Musa.
Amatan Wartawan, pengrusakan terhadap alat peraga jenis spanduk dan baliho itu juga terjadi di kawasan Gampong Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
Spanduk milik Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai Hanura serta Partai PNA dikawasan Gampong tersebut ditumbangi OTK.
Hal yang sama juga terjadi di beberapa titik lainnya, bahkan pengrusakan terhadap atribut pemilu ini sudah menjalar sampai ke seluruh Kabupaten Aceh Utara.
Dan sementara hingga saat ini belum diketahui siapa pelakunya dan apa motif dari aksi para OTK tersebut. (Iroel )