Iklan

Polisi Amankan Tujuh Pelaku Pengurusakan Kantor WH

Langsa | Aparat kepolisian Polres Langsa, Selasa (3/12) sekitar pukul 01.10 WIB dini hari mengamankan tujuh pelaku pengurusakan kantor Wilayatu Hisbah (WH) dan penganiayaan terhadap petugasnya yakni Ibnu Kasir (28) warga Desa Paya Bili, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Adapun tujuh pelaku diamankan yakni Andre (17) warga Desa Alur Mayu, Kecamatan Manyak Payed, M.Yasir (17) warga Desa Alur Nunang, Wendi (20)warga Desa Paya Raja, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, Safrizal (16) warga Desa Paya Bujok Seulamak, Kecamatan Langsa Barat, Supriyadi (21) warga Desa Suka Jadi, Alfiansyah (19) dan Basaruddin, keduanya warga Desa Alur Nunang, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang.

"Dari ketujuh pelaku tersebut tiga orang yakni Andri, M.Yasir dan Wendi telah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan empat orang lainnya berdasarkan keterangan saksi mereka hanya melihat saja dan tidak ikut terlibat, namun akan tetap dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan ketika kita amankan mereka dalam keadaan mabuk," kata Kapolres Langsa, AKBP. H. Hariadi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus kepada Global Aceh.com, Selasa (3/12) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya,kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat kepada petugas WH, adanya sekelompok anak muda sedang melakukan pesta minuman keras (Miras) di depan Citra Kafe Jalan A.Yani Langsa. Mendapat laporan tersebut petugas WH pun datang ke lokasi dan langsuung mengamankan empat remaja masing- masing tiga pria dan seorang wanita ke kantor WH.

Tak lama kemudian, datang sekelompok remaja ke kantor WH bermaksud membebaskan ke empat temannya tadi. Namun, petugas WH tidak mengubris permintaan mereka, dan akhirnya mereka langsung melakukan pengrusakan kantor WH dengan melempari batu kaca jendela serta merusak satu unit sepeda motor milik petugas WH dan menganiaya korban dengan luka dibagian leher dan tangan.

Melihat situasi tidak terkendali petugas WH langsung menghubungi pihak kepolisian setempat. Tidak lama anggota Satuan Reskrim pun tiba di lokasi dan langsung mengamankan tujuh pemuda yang berada di kantor WH.Sedangkan, ke empat pelaku yang diamankan WH tadi seorang diantaranya yakni Intan berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kini ketujuh pemuda ini sudah diamankan di Mapolres Langsa. Namun, dari ketujuhnya yang terbukti melakukan pengrusakan dan penganiayaan sebanyak tiga orang yakni Andre, M.Yasir, Wendi, dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukuman empat tahun penjara dan Pasal 406 tentang pengurusakan ancaman tiga tahun penjaran. Sedangkan, empat lagi dari hasil keterangan saksi tidak terbukti tapi masih terus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, dalam kejadian tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga buah batu koral, satu batang kayu berbentuk petak. Sedangkan yang dirusak yakni kantor, beberapa meja dan dua unit sepeda motor milik petugas WH. ( D2K )

Teks Foto : Kapolres Langsa, AKBP H Hariadi SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus, saat melihat sepeda motor yang dirusak tersangka.
Powered by Telkomsel BlackBerry®