Iklan

FPRM : " Amdal PT. CPM Harus Diketahui Publik

Langsa-  Direktur Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, mempertanyakan tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kepada pihak PT. Citra Panji Manunggal (CPM) terkait proyek penanaman pipa gas di Kota Langsa.  Hal ini sangat penting sekali diketahui oleh publik karena mengingat lokasi pemasangan pipa akan melintasi kebun masyarakat dan juga jalan lintas gampong.  Jadi bila terjadi kebocoran, maka masyarakat dan pemerintah daerah bisa mengantisipasi hal-hal terburuk.

"Sampai saat ini kita belum mengetahui apakah penanaman pipa gas tersebut sudah memiliki Amdal atau belum? jika seandainya belum ada, maka pemerintah diminta bertindak tegas terhadap perusahaan tersebut," kata Direktur FPRM Aceh, Nasruddin, kepada wartawan, Senin (20/1).

Selain itu, FPRM juga mempertanyakan harga sewa tanah dan harga ganti rugi pohon kayu yang dibayar oleh perusahaan kepada masyarakat, apakah pihak perusahaan menggunakan harga pembebasan dengan standart yang ditetapkan oleh pemerintah atau hasil negosiasi dengan masyarakat. "Jangan sampai dalam menentukan harga sewa tanah dan pembebasan pohon mengakibatkan kerugian bagi masyarakat karena dikhawatirkan masyarakat tidak mengetahui harga standart sebenarnya," demikian pungkas Nasruddin.    

Sementara itu,  Humas Consorcium PT. CPM dan SCT,  Harun, yang dihubungi secara terpisah mengatakan,  perusahaannya hanya sebatas melakukan kontruksi saja dan mengenai Amdal serta penentuan harga sewa tanah, silahkan tanyakan langsung saja ke pihak Pertagas di Pangkalan Brandan. (F- 75)