Iklan

Gagalnya Pembebasan Lahan, Warga Berhak Melakukan Gugatan  

Lhokseumawe- Terkait gagalnya pembebasan lahan untuk pembangunan proyek jalan yang dibangun dari Simpang Laoskala hingga Simpang Pertamina yang melintasi empat desa di Kecamatan Banda Sakti, warga atau pemilik berhak melakukan gugatan terhadap Pemko Lhokseumawe.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian, kepada Wartawan, Kamis (23/1/14). Menurut Alfian, bila masyarakat merasa dirugikan pasca gagalnya upaya pembebasan lahan jalan lingkar 2013."Maka mereka dapat menempuh jalur hukum dengan melakukan gugatan terhadap Tim Sembilan Pemko Lhokseumawe," ujar Alfian.
 
Dia menambahkan, selaku warga negara mereka berhak memperoleh hukum dan setiap orang juga berhak mendapatkan hak yang sama dihadapan hukum.

"Masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi proses penyelesaiannya, karena apabila kebijakan tidak memihak kepada pemilik lahan maka sebaik nya digugat ke pengadilan saja," demikian tegas Alfian seraya menambahkan masyarakat harus terlebih dahulu memahami tentang Calss action atau sistem gugatan kelas yang diperkenalkan dalam hukum modern. (DIL)   
Powered by Telkomsel BlackBerry®