Iklan

Partai Aceh Target Kursi DPRA 80 persen dan DPRK 90 persen.

Aceh Timur- Menjelang Pemilu 2014 yang sudah berada diambang pintu, Dewan Pimpinan Wilayah  (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur, menargetkan kursi 80 persen untuk DPR Aceh dan untuk DPRK 90 persen maka untuk itu Partai Aceh terus mempersiapkan diri untuk meraih hasil maksimal pada Pemilu legislatif nantinya.
Adapun salah satu langkah dilakukan Parlok tersebut adalah dengan mengukuhkan pengurus Komite Pemenangan Partai Aceh (KP PA) untuk wilayah ini.
Pengukuhan pengurus KPPA tersebut digelar dihalaman kantor DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur di kota Peureulak, Selasa (7/1), dan prosesi pelantikan dilakukan oleh Zulkarnaini Bin Hamzah mewakili Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh  Tgk. Muzakir Manaf.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir juga Bupati Aceh Timur, Hasballah M.Thaib, Wakil Bupati Syahrul Bin Syamaun yang juga Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur, juru bicara PA pusat Fahrurazi, petinggi PA dan KPA, para mantan kombatan dan lebih kurang seribu orang memenuhi tenda yang disiapkan panitia.
Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur Syahrul Bin Syamaun dalam sambutannya mengatakan, adapun tujuan pelantikan pengurus KPPA adalah untuk bekerja semaksimal mungkin agar dapat meraih kursi pada Pemilu 2014 baik tingkat DPRK maupun DPRA. Karena itu  para pengurus harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil dengan cara positif dan akal sehat, bukan saling baku hantam.
" Apa yang dikerjakan harus ada target untuk merebut kemenangan, rebut kekuasaan politik, perjuangan  dengan senjata sudah berakhir," pungkas Syahrul Bin Syamaun seraya menyebutkan, adapun target Partai Aceh untuk DPRA adalah 80 persen dan DPRK harus mencapai 90 persen.
Oleh karena itu, langkah dan cara apapun yang positif harus dikejar dan hari ini tidak perlu lagi saling menyalahkan. " Untuk para Caleg PA jangan melakukan kampanye priibadi, tetapi berkampanyelah bagi Partai Aceh mulai dari kota hingga pelosok gampong dan harus kenal keuchik, mukim serta masyarakat dan bukan mencari kekayaan," tegas Syahrul Bin Syamaun.
Syahrul Bin Syamaun juga menekankan, selain kepentingan Partai jangan dilupakan juga kepentingan nasional. " Saya hanya mengingatkan kepada Caleg jangan janji politik kepada masyarakat yang tidak mampu ditepati, tetapi jalan sesuai dengan aturan yang telah ada," harapnya sembari mengatakan, terpenting saat ini adalah menanamkan dalam hati sikap tanggungjawab.
Lanjutnya lagi, apabila itu tidak dilakukan maka jangan harap akan terwujud pemerintahan yang baik kedepannya, kemudian kekeuatan moral, akal pikiran positif yang harus dikedepankan dalam menjalankan amanah partai. Namun, hal paling penting untuk diingat oleh seluruh lapisan masyarakat Aceh adalah perjanjian Helsinky yang merupakan sejarah perjuangan Aceh.
Sementara itu, Zulkarnaini Bin Hamzah mewakili Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh  Tgk. Muzakir Manaf dalam arahannya menyampaikan, pelantikan pengurus KPPA ini resmi dan bukan sekedar acara, tetapi harus mampu menghasilkan hasil yang baik bagi Partai Aceh.
" Untuk diketahui, bahwa Partai Aceh masih berada dalam  jalur dan sesuai amanah Wali Nanggroe, sebab itu kepada  pengurus KPPA harus siap memenangkan Pemilu 2014 dan jangan terpecah belah dan harus bersatu padu dalam untuk meraih kursi pada Pemilu 2014," pinta Zulkarnaini sembari menambahkan, rakyat Aceh jangan sampai tertipu oleh orang lain, apalagi bangsa Aceh sendiri. (d- 77)
Powered by Telkomsel BlackBerry®