Iklan

Pekerja Kesal, Ratusan Bibit Sawit dan Pupuk Dibuang.

Aceh Timur- Salah seorang staf perkebunan PTPN- I Julok Rayeuk Utara (JRU) Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku, selama ini pengerjaan dilahan land clearing disinyalir banyak permasalahan.

"Cuma saja selama ini diduga para petinggi di Perkebunan JRU tersebut seperti, Manager dan Asisiten mencoba untuk menutupi permasalahan yang terjadi," ujarnya.

Lanjutnya, seperti yang terjadi baru-baru ini dikabarkan, para pekerja di lahan land clearing membuang berton-ton pupuk dan ratusan bibit sawit." Itu semua disebabkan para pekerja kesal karena sering terlambat menerima gaji dan gaji para pekerja pun jarang dibayar penuh hanya berupa bentuk pinjaman saja," bebernya.

Halimah, salahseorang buruh harian lepas kepada wartawan, Minggu, (12/1/14) membenarkan terkait tentang ratusan bibit sawit dan pupuk yang dibuang oleh para pekerja.

" Selama ini sistem pembayaran gaji para pekerja tidak jelas, sering dilambat-lambatin. Dan terkadang tidak langsung dibayar penuh, hanya diberi pinjaman saja," terang Halimah yang juga isteri dari salahseorang pekerja.

Dia menambahkan, setahunya ada sekitar 2 ton lebih pupuk yang terbuang dan tidak ditabur pada bibit sawit yang baru ditanam serta sebanyak 2 truck bibit sawit dibuang dalam semak-semak." Itu yang saya tahu dan lihat dan belum lagi ditempat yang lain," tambah Halimah.

Sementara itu Manager Perkebunan PTPN- I JRU, Zainal Abidin, saat dihubungi wartawan ke selulernya terkait persoalan tersebut tidak mengangkat Hp nya.

Menurut amatan Wartawan, dilokasi pelaksanaan lahan land clearing tersebut diduga banyak terjadi permasalahan.

Dan juga disinyalir mobil mewah jenis Toyota Fortuner yang digunakan sang Manager tersebut diduga merupakan hadiah dari salahseorang kontraktor yang selama ini sering bekerjasama dengan Manager PTPN- I itu dan sudah menjadi rahasia umum. (F- 75)
Powered by Telkomsel BlackBerry®