Iklan

Wagub Minta Korea Investasi di Aceh Kepulauan

BANDA ACEH - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Muzakir Manaf meminta investor negeri gingseng Korea untuk berinvestasi di kawasan Aceh kepulauan seperti Simeulue, Sabang, dan Pulau Banyak Singkil.

Investasi yang diharapkan berupa pembangunan solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Wagub mengatakan, hal itu ketika menerima investor Grup Goka dan Samyong Korea yang dipimpin Mr Jang Eun Seong di Ruang Rapat Wagub, Selasa (21/1).

Mendampingi Wagub dalam pertemuan dengan investor Korea itu antara lain Asisten II Sekda Aceh HT Said Mustafa, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh Iskandar, Kepala Bappeda Aceh Abubakar Karim, Kadishub Komintel Aceh Said Rasul, Wabup Pijay terpilih Said Mulyadi.

Kepala Humas Pemerintah Aceh H Nurdin F Joes mengatakan, kedatangan investor Korea itu untuk melapor kepada Wagub Aceh, sekaligus memastikan keseriusan Korea berinvestasi di Pidie Jaya (Pijay).

Goka dan Samyong memastikan pada (15/3) mendatang memulai pembangunan pabrik bio-oil di Pijay. Melalui pabrik ini, dengan bahan mentah CPO, nantinya akan dapat diolah menjadi BBM kenderaan, BBM pesawat, dan sebagainya.

Proyek itu dibangun di atas lahan 10 Ha dengan nilai investasi per tahun mencapai Rp 550 miliar.

Di kawasan itu nanti juga dibangun pelabuhan khusus untuk memudahkan pengangkutan bahan mentah dan hasil produksi via laut, antara lain untuk tujuan ekspor.

Wagub juga mengharapkan, investasi Korea bisa dilakukan seluruh Aceh baik di bidang perkebunan, perikanan, agroindustri, solar cell, dan sebagainya. Setelah di Pijay, Korea harus terus bergerak ke kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Wagub juga meminta investor Korea membangun kantor di Aceh. Ini menjadi penting untuk meningkatkan investasi dan kerjasama Aceh-Korea yang lebih semarak lagi ke depan.

Presiden Goka dan Samyong mengatakan, siap membantu Aceh atas segala yang diharapkan Wagub Muzakir Manaf (d-77)
Powered by Telkomsel BlackBerry®