Iklan

Mandor BHL PT. Tualang Raya Dirampok, Uang 70 Juta Raib

Aceh Timur - Hanya berselang sehari aksi perampokan satu unit Mobil Box yang membawa rokok jenis Sampoerna yang terjadi dikawasan Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur. Namun,  Jum'at (14/2/14), sekira pukul 00.45 WIB, telah kembali terjadi perampokan terhadap seorang Mandor Buruh Harian Lepas (BHL)  Perkebunan PT.Tualang Raya, Anwar Bin Nurdin.  Akibatnya uang sebanyak Rp. 70 juta untuk membayar gaji karyawan lenyap digondol perampok tersebut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan dari Anwar (korban), saat itu dirinya sedang mengendarai sepeda motor (sepmor) jenis Supra Fit miliknya, beranjak dari Dusun Perjuangan Gampong Seunebok Bayu Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur, dan setibanya di Jalan Olindo KM.1 Alue Ie Mirah, tepatnya disimpang Kantor Wilayah, Gampong Jambo Lubok, tanpa disangka korban distop oleh orang-orang tidak dikenal dengan menggunakan penutup wajah (sebo_red).

Dia menambahkan, saat itu dirinya membawa uang tunai sebesar Rp.70 juta untuk keperluan membayar gaji para pekerja PT. Tualang Raya, di Alue Ie Mirah. Namun setibanya dilokasi yang biasanya dipakai sebagai tempat timbangan getah masyarakat tersebut, tiba-tiba dirinya distop oleh empat orang yang tak dikenal. "Diperkirakan 2 (dua) orang menggunakan senjata tajam (parang) dan dua orang lagi menggunakan senjata api laras panjang yang diduga berjenis AK 47," terang Anwar.

Lanjutnya, gerombolan perampok tersebut sempat meletuskan senjata api kearahnya tetapi tidak mengenai dirinya, melainkan hanya mengenai knalpot sepeda motor," mendengar letusan senjata api tersebut ianya sempat terkejut dan berusaha menyelamatkan diri dengan lari kesemak-semak," imbuhnya.
"Karena merasa ketakutan uang yang dibawanya tidak sempat diamankan. Dan setelah beberapa menit dari kejadian itu barulah dirinya meminta pertolongan kepada pihak warga dengan cara menghubungi melalui selulernya. Sehingga tidak lama kemudian sebagian warga langsung mencarinya dan menemukannya  yang jaraknya dari tempat kejadian Perkara (TKP) lebih kurang 1  Km." pungkas Anwar.

Kemudian para warga segera membawa korban ke Puskesmas Alue Ie Mirah, dan tak lama kemudian polisi langsung mendatangi TKP, lalu ditemukan 1  unit sepmor supra fit milik korban yang sudah tergeletak serta menemukan 5 butir selonsong beserta  dua proyektil yang diduga kuat milik pelaku yang memakai Senpi laras panjang jenis AK 47.

Kapolres Aceh Timur, AKBP. Muhajir, Sik, MH, melalui Kapolsek Indra Makmu, IPTU Dasril, SE, mengatakan bahwa saat ini korban dan sepmornya sudah diamankan di Mapolsek setempat guna untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
"Sedangkan uang gaji karyawan PT.Tualang Raya, sejumlah Rp.70 juta yang saat itu bersama  korban yang saat sebelum kejadian disangkutkan pada stang sepmor miliknya, sudah dibawa kabur oleh para pelaku," demikian pungkas Dasril. (F- 75)