Iklan

Membaur dengan Masyarakat, Presiden SBY Naik Kereta Api Menuju Cianjur

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II berangkat selasa (25/2) pagi hari pukul 07.00 WIB dari stasiun KA Bogor menuju stasiun Lampegan, Cianjur dengan kereta api Pangrango. Perjalanan ini ditempuh dalam rangka kunjungan kerja dua hari untuk meninjau situs Megalithikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Presiden SBY tidak menggunakan kereta api khusus, melainkan membaur bersama anggota masyarakat lain yang dapat tetap menikmati sarana transportasi umum yang sama dalam gerbong yang berbeda.

Beberapa penumpang di gerbong belakang mengaku terkejut berada dalam satu rangkaian kereta dengan Presiden SBY. “Saya baru tau Bapak ikut naik kereta sama-sama. Rasanya senang sekali, ternyata Bapak merakyat mau ikut naik kereta bersama-sama dengan kami” ujar Ria.

Hal senada disampaikan Sumirat, pria paruh baya berusia 69 tahun yang tengah menempuh perjalanan menuju Sukabumi. Ia merasa senang dan bangga bisa berkesempatan menggunakan kereta yang sama dengan Presiden SBY. “Bapak Presiden ternyata merakyat, yang saya lihat di tv dan media Bapak ke mana -mana pake kendaraan khusus, ternyata enggak. Semoga Bapak sehat selalu. Saya suka kereta pangrango dibuka lagi, memudahkan sekali buat saya, biasanya kalau jalan darat suka lebih jauh”

Hamami, penumpang kereta yang lain menyatakan kegembiraaannya mengetahui pemimpin negeri ini bersedia menaiki transportasi umum bersama dengan rakyatnya. “Presiden ternyata merakyat dan bagus sekali, jadi Bapak tahu gimana keadaan masyarakat di bawah” ucapnya.

Ketika rangkaian kereta melewati SD Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, murid - murid riang melambaikan tangan, beberapa di antaranya membawa bendera merah putih kecil. Jalur kereta api Bogor  - Sukabumi baru aktif kembali sejak September 2013, setelah selama 20 tahun ditutup. Masyarakat menyambut gembira pembukaan kembali jalur kereta api ini karena alternatif transportasi menjadi lebih terbuka.

Di dalam kereta, Presiden SBY menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan penumpang kereta Pangrango lainnya. Di Stasiun Cigombong Sukabumi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lampegan, Cianjur, Presiden SBY sempat menyalami anak - anak SD Cigombong dan masyarakat yang kebetulan berada di stasiun. (Red)

Foto Atas : Dengan membawa bendera merah putih, murid – murid SD Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat terlihat antusias menyambut lewatnya kereta api Pangrango yang membawa Presiden SBY dan rombongan menuju Cianjur, Jawa Barat

Foto Bawah : Di dalam kereta menuju Cianjur, Presiden SBY menyempatkan diri menyapa penumpang kereta api Pangrango lainnya. Hal ini disambut hangat oleh penumpang kereta lainnya untuk berinteraksi langsung dengan Presiden SBY


Ria, seorang penumpang KA Pangrango tujuan Sukabumi, mengaku senang bisa menggunakan kereta yang sama dengan Presiden SBY. “Saya baru tau Bapak ikut naik kereta sama-sama. Rasanya senang sekali, ternyata Bapak merakyat mau ikut naik kereta bersama-sama dengan kami” ujarnya











Sedikit berbeda, Sumirat (69), merasa senang dengan dioperasikan kembali KA Pangrango dan bangga bisa menggunakan satu rangkaian kereta yang sama dengan Presiden SBY. “Bapak Presiden ternyata merakyat, yang saya lihat di tv dan media Bapak ke mana -mana pake kendaraan khusus, ternyata enggak. Semoga Bapak sehat selalu. Saya suka kereta pangrango dibuka lagi, memudahkan sekali buat saya, biasanya kalau jalan darat suka lebih jauh” tuturnya









Hamami, penumpang kereta yang lain menyatakan kegembiraaannya mengetahui pemimpin negeri ini bersedia menaiki transportasi umum bersama dengan rakyatnya. “Presiden ternyata merakyat dan bagus sekali, jadi Bapak tahu gimana keadaan masyarakat di bawah” ucapnya gembira