Iklan

400 Orang Honorer K1 dan K2 Yang Tidak Lulus Datangi DPRK Atim

Aceh Timur - Sebanyak 400 orang tenaga honorer K1 dan K2 yang namanya tidak lulus sebagai calon pegawai negeri sipil (cpns) yang baru- baru ini diumumkan oleh pihak Panitia seleksi nasional (Panselnas) melalui situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementrian PAN RB) "www.cpns.menpan.go.i'd," mendatangi gedung DPRK Aceh Timur, Kamis (27/2/14). 

Safrizal selaku koordinator aksi, kepada Wartawan mengatakan, kedatangan mereka bertujuan untuk memohon kejelasan dan bantuan dari pihak pemerintah atas ketidak lulusan mereka serta membatalkan para tenaga honorer bodong atau rekayasa.

"Banyak sekali kejanggalan yang ditemukan pada tenaga honorer yang lulus CPNS kemarin, contohnya pemalsuan tahun pengangkatan SK dengan cara memundurkan tahun SK mereka, dan  disinyalir ada sejumlah honorer  memalsukan absensi kehadiran, contohnya seperti yang terjadi di Puskesmas Pante Bidari." Kata Safrizal.

Hal senada juga disampaikan Mahyuddin, guru honorer SDN Seuneubok Kandang Kecamatan Banda Alam menyebutkan, tenaga honorer k2 yang lulus baru- baru ini banyak data yang direkayasa atau dimanipulasi. " Pasalnya tenaga honorer yang masa kerjanya terhitung dari Januari Tahun 2005 ke atas banyak sekali yang tidak lulus. sementara banyak yang lulus yakni,  tenaga honorer yang SK nya Tahun 2008 bahkan ada yang tahun 2010. " Untuk itu mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar menunda keabsahan CPNS yang lulus tersebut." demikian pungkas Mahyuddin. 

Kepala BKKP Kabupaten Aceh Timur, Nazmuddin mengatakan, walaupun dirinya baru menjabat namun akan mendalami  permasalahan tersebut dan tidak akan tinggal diam." Yang tidak lulus akan segera direkap dan diserahkan secepatnya kepada Bupati untuk diajukan kembali ke Menpan agar nantinya supaya ada solusi yang mana tenaga honorer yang memenuhi kriteria dapat diluluskan tanpa tes." Ujar Nazmuddin seraya menambahkan tenaga honorer yang melakukan pemalsuan data pihaknya tidak akan mentolerir kejahatan tersebut.  Silahkan laporkan segera pada kami, dan lampirkan juga data lengkap agar dapat diproses secara hukum.

Kedatangan para tenaga honorer ini disambut oleh Ketua DPRK Aceh Timur, Tgk Alauddin, Ketua Komisi A  T. Ahmad Emda,SH, yang didampingi oleh anggota, Tgk. Muftar Lutfi, dan Tgk. Syahrial serta dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, diwakili oleh Kepala BKKP, Nazmuddin dan  Kepala Inspektorat Muhammad. (F- 75)