Iklan

Wali Nanggroe Aceh Tinjau PPP Idi

Aceh Timur- Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haytar meninjau Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Idi yang berada di kawasan Pusong Desa Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (6/3) sore. Dalam Kunjungan Silaturrahmi, WN juga didampingi Bupati Aceh Timur Hasballah HM Thaib atau Rocky dan para Kepala SKPK.

Menyimak pernyataan Bupati Aceh Timur, Wali Nanggroe mengaku akan segera menyampaikannya ke Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah untuk diteruskan ke SKPA terkait yakni Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh. "Jika kepentingan umum seperti PPP Idi yang sudah sangat dangkal ini, maka saya akan sampaikan juga ke Jakarta, baik ke kementerian ataupun ke presiden," kata Malik Mahmud seraya menambahkan, hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan perekonomian rakyat.

Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib atau Rocky dihadapan Wali Nanggroe saat meninjau PPP Idi mengaku, sector perikanan merupakan salah satu sektor andalan Kabupaten Aceh Timur yang perlu didukung, terutama PPP Idi yang hasilnya rata-rata 100 ton per hari. "Namun tidak sedikit kapal-kapal ikan melakukan pembongkaran diluar PPP Idi, seperti ke Banda Aceh dan Belawan, karena PPP Idi dangkal yang mengakibatkan kapal tidak bisa masuk muara," sebut Bupati Rocky.

Dangkalnya PPP Idi, lanjut Rocky, dipengaruhi faktor alam yakni abrasi pantai yang kian mengganas, sehingga dibutuhkan keseriusan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah RI. "Untuk pengerukan PPP Idi membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga kami atas nama masyarakat nelayan meminta Wali Nanggroe melaporkan ke Gubernur Aceh ataupun ke Jakarta," kata Rocky seraya menandaskan, PPP Idi kini juga merupakan pelabuhan ikan terbesar di Aceh setelah Lampulo Banda Aceh.
(d- 77).

Teks Foto: WALI NANGGROE Tgk. Malik Mahmud didampingi Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib (Rocky) dan jajarannnya meninjau PPP Idi di kawasan Pusong, Kecamatan Idi Rayeuk, Kamis (6/3).
Powered by Telkomsel BlackBerry®