Iklan

Oknum Kaur Pemerintahan Diduga Ancam Habisi Wartawan

Aceh Timur- Salah seorang Wartawan media online ini, yang bertugas di Aceh Timur dan juga pengurus KuWat (Kumpulan Wartawan Aceh Timur) Munawir Sazli (30) warga Desa Pucok Alue Dua Kecamatan Simpang Ulim ingin dihabisi (Dimatikan) oleh Abu Bakar Yatim (43) oknum Kaur Pemerintahan Desa setempat, sekira pukul 21. 30 Wib, Selasa (22/4/14) malam.

"Oknum Kaur Pemeritahan Gampong tersebut mengeluarkan kata- kata ingin menghabisi dirinya dihadapan khalayak ramai tepatnya disalahsatu warung kopi yang ada di gampong itu. Bukan hanya ingin dihabisi tetapi oknum itu juga nyaris hampir memukul dirinya dengan mengunakan kursi." Ujar Munawir kepada Wartawan, saat melaporkan ke Polsek Simpang Ulim terkait perkara pengancaman terhadapnya, Rabu (23/4/14).

Menurut Munawir, saat itu ianya bersama-sama warga lain sedang duduk-duduk di warung kopi." Tiba-tiba datang oknum Kaur Pemerintahan langsung memaki- maki dan mempertanyakan kenapa kamu pertanyakan kepada camat tentang status saya jadi sekdes (Sekretaris Desa). Sementara saya jawab, selaku wartawan dan juga warga desa setempat wajar saya pertanyakan hal tersebut." Terang Munawir seraya mengatakan beberapa hari yang lalu pernah mengkonfirmasi kepala desa setempat terkait dengan akan diangkatnya kaur tersebut sebagai sekdes tanpa melalui musyawarah.

Lanjut Munawir, mendengar jawaban seperti itu oknum Kaur Pemerintahan tersebut mengancam' jangan berdebat dengan saya' dengan logat bahasa Aceh nya,' ku peh ngeun kursi nyoe enteuk' (Kuhantam dengan kursi ini nanti) dan' kau bisa kuhabisi nanti jangan macam- macam dengan saya," jelas Munawir mengutip pernyataan oknum kaur tersebut seraya menambahkan warga yang melihat dan mendengar itu hanya terdiam tidak bisa berbuat apa- apa. Setelah kejadian itu, oknum Kaur tersebut langsung pergi.

Dan keesokan harinya kata Munawir, dirinya langsung melaporkan ke Polsek setempat terkait permasalahan yang menimpanya, dengan Nomor Pengaduan LP/13/14/2014/Aceh/Atim/Sek. Sp Ulim Pada Tanggal 23 April pukul 10,00 Wib.

Kapolres Aceh Timur AKBP. Muhajir, SIK, MH, melalui Kapolsek Simpang Ulim, Ipda. P. Limbong, saat dijumpai Wartawan diruang kerjanya membenarkan, telah menerima laporan dari korban dan akan segera kita periksa dengan memanggil para saksi- saksi yang melihat atau mendengar saat kejadian tersebut. (d- 77)
Powered by Telkomsel BlackBerry®