Iklan

Bupati Serahkan LKPJ 2013 Ke Dewan

Aceh Timur - Bupati Aceh Timur Hasballah HM.Thaib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2013 ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur, Senin (19/5). LKPJ Bupati Aceh Timur dibacakan dan diserahkan oleh Asisten I Adlinsyah,S.Sos,M.AP dilakukan dalam Rapat Paripurna I DPRK  Aceh Timur di Aula Serbaguna Idi.

Hadir antara lain unsur muspida plus dan para anggota DPRK Aceh Timur. Sidang yang dipimpin Ketua DPRK Aceh Timur Tgk Alauddin SE didampingi Wakil Ketua DPRK Aceh Timur Tgk. Hasanuddin dan dihadiri belasan anggota legislatif.

Dalam sambutannya, Adlinsyah mengatakan bahwa tujuan penyampaian LKPJ adalah memberikan keterangan Bupati ke DPRK Aceh Timur menyangkut pelaksanaan tugas-tugas desentraisasi, tugas pembantuan, dan tugas umum pemerintah selama tahun 2013 yang merupakan periode kedua dari masa bakti 2012-2017.

Penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan tahun 2013 sebagai tahun kedua dari rangkaian pelaksanaan RPJM Kabupaten Aceh Timur Tahun 2012-2017 diperioritaskan untuk pelaksanaan Syariat Islam (SI) secara kaffah, pengupayaan kelanjutan proses reintegritas, hak-hak masyarakat korban konflik dan eks kombatan untuk menjaga keberlangsungan perdamaian sesuai dengan MoU Helsinki dan juga untuk mewujudkan god goverdment dan akuntabilitas.

Adlinsyah menyebutkan, APBK Aceh Timur 2013 ditetapkan dengan komposisi Rp. 881.194.929.597.90. dalam perjalanan tahun anggaran 2013, APBK telah diadakan penyesuaian kembali dengan melakukan pergeseran terhadap jenis-jenis pengeluaran menurut kebutuhan dan tuntutan perkembangan yang terjadi sesuai dengan kondisi yang mempengaruhi rencana anggaran yang ditetapkan melalui perubahan anggaran. 

"Setelah diadakan perubahan anggaran melalui qanun Aceh Timur Nomor 07 Tahun 2013, maka komposisi APBK berubah menjadi Rp.964.927.625.097.71. Pada pendapatan dan anggaran belanja berjumlah 1.003.375.863.517. Defisit Rp. 38.448.238.419.83. Ditutupi dengan penerimaan pembiayaan yaitu pada nomenklatur silfa dengan jumlah Rp. 38.448.238.419.83," kata Adlinsyah. (d- 77).