Iklan

Mahasiswa Atim Minta Kajati Copot Kajari Idi

Aceh Timur - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Mahasiswa Aceh Timur (IPMAT) pada Selasa (20/5), sekira pukul 14.20 melakukan aksi demo dikantor Kejaksaan Negeri Idi. Dalam aksinya mahasiswa meminta Kajati Aceh untuk mencopot Kajari Idi dan oknum Kejaksaan yang diduga sering melakukan pemerasan.

Namun, ketika massa tiba di kantor Kejaksaan Negeri Idi tidak ada satupun pegawai kejaksaan yang berada diluar kantor, bahkan pintu pagar dan pintu masuk kantor Kejaksaan dikunci. Karena tidak ada pihak Kejaksaan yang menyambut para mahasiswa, akhirnya pintu pagar yang terkunci didobrak oleh mahasiswa sehingga tumbang dan mahasiswa akhirnya melakukan orasi secara bergantian dihalaman depan kantor tersebut. 

Aksi demo tersebut mendapat pengamanan ekstra ketat dari aparat Kepolisian Polres Aceh Timur yang dipimpin Kabag Ops Kompol Warosidi dan Kasat Shabara AKP Didik S dan hadir juga Waka Polres Kompol Tirta Nur Alam. 

Bahkan ratusan masyarakat kota Idi ikut menyaksikan aksi demo yang dilakukan para mahasiswa yang tergabung dalam IPMAT. Setelah hampir satu jam melakukan orasinya dan tidak ada pihak Kejaksaan yang akan menampung aspirasi mereka tersebut, akhirnya mahasiswa yang merasa gerah dengan sikap Kejaksaan tersebut melempari kantor Kejaksaan Idi dengan telur ayam. 

Dalam orasinya, para mahasiswa juga mendesak Pemkab Aceh Timur untuk tidak menganggarkan bantuan dana APBK kepada Kejaksaan Idi, karena itu merupakan pemborosan anggaran dan masih banyak dana APBK yang harus direalisasikan bagi masyarakat Aceh Timur seperti bidang pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat lainnya.

Sementara itu, salah satu poster yang dibawa para mahasiswa bertuliskan " Copot Kepala Kejaksaan Idi", selain itu Kejaksaan Idi tidak mampu mengusut tuntas indikasi kasus korupsi di Aceh Timur. Karena tidak ada tanggapan dari pihak Kejari Idi yang ditengarai telah mengosongkan kantornya itu, akhirnya para mahasiswa sekira pukul 15.30 membubarkan diri secara tertib dari kantor Kejari dan berjalan kembali ke kampus mereka yang hanya terpaut 500 meter dari kantor Kejaksaan.

Namun, sebelum para mahasiswa melanjutkan berjalan menuju kampus, massa sempat berhenti tepat didepan Pendopo Bupati Idi tanpa melakukan orasi apapun dan hanya duduk dengan tertib dibarengi spaduk dan poster bertuliskan copot PLH Kajari Idi, Wahyu Kauso.
(d- 77)

Powered by Telkomsel BlackBerry®