Iklan

Oknum Polhut Kota Langsa Terlibat Ilegal Logging

Langsa - Maraknya kegiatan illegal logging yang terjadi di Kabupaten Aceh Timur, yang mengakibatkan gundulnya hutan
dipedalaman Kabupaten Aceh Timur. Kondisi ini mengharuskan pihak berwenang, terutama Dinas Kehutanan Kabupaten Aceh Timur harus bekerja keras lagi untuk mencegah terjadinya pembalakkan liar tersebut.

Yang lebih memprihatinkan lagi, aksi pembalakkan liar justru melibatkan oknum Polisi Kehutanan yang diberi gaji oleh
Negara untuk menjaga dan menindak pelaku kegiatan illegal didalam hutan bukan ikut dan berperan serta melakukan kegiatan illegal logging di dalam hutan.

Lain halnya dengan yang satu ini, oknum Polhut Kota Langsa berinisial Fkrm, pada Selasa (29/04) menjelang subuh, kepergok membawa 10 batang kayu balok yang sudah dibelah menjadi dua bagian menggunakan truk colt diesel. Kayu berkelas jenis Kruing tersebut diangkut dari lokasi HGU PT. Mopoli Raya yang tidak dilengkapi dokumen yang sah.

Rupanya aksi oknum Polhut Kota Langsa itu sudah tercium, pasalnya kepergok aparat ketika jajaran Dinas Kehutanan beserta para Polhut Kabupaten Aceh Timur melakukan kegiatan operasi Uji Petik sejak pukul 20.00 malam terhadap kegiatan illegal logging didepan kantor Restribusi Birem Bayeun yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Ir. Saifuddin MP. Kayu milik oknum Polhut tersebut yang diangkut dengan truk Colt diesel dan tidak dilengkapi dokumen yang sah, diamankan menjelang pagi sekitar pukul 4.45 WIB.

"Saya akan tangkap dan tindak tegas kepada siapapun pelaku illegal logging, yang akhir-akhir sudah sangat luar biasa di Kabupaten Aceh Timur.

Kita tetap berupaya untuk menegakkan prosedur dalam penyelamatan hutan sebab kita khawatir sewaktu-waktu akan terjadi bencana besar yang akan melanda Kota Langsa dan Aceh Timur sebab hutan sudah mulai gundul dimana-mana," jelas Ir. Saifuddin, MP ketika dikonfirmasi wartawan terkait adanya keterlibatan oknum Polhut Kota Langsa, Rabu (30/04/2014) siang.

"Kegiatan ini akan kami laksanakan secara rutin dengan harapan dapat mengurangi aktivitas illegal didalam hutan, kayu balok ini akan disita sebab tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah," pungkasnya Ir. Saifuddin, MP.(AM)
Powered by Telkomsel BlackBerry®