Iklan

PT MNC Finance Kecewa Dengan Tuntutan Jaksa PN Langsa

LANGSA -  Rudi Setiawan, SH, Wakil PT. MNC Finance Pusat mengaku kurang puas dengan pasal tuntutan  jaksa terhadap mantan pimpinan cabang MNC Finance Cabang Langsa Sangkot Situngkir (27) atas kasus menimpa perusahaan itu yang berpotensi kerugian mencapai 1 milyar, Selasa 20 Mei 2014 lalu.

"Posisi tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dua tahun dan menjerat terdakwa dengan pasal 263 pemalsuan surat, yang selayaknya ancaman hukuman 6 tahun penjara namun pada vonis hakim menjadi  1 tahun 6 bulan. Ini sangat tidak memuaskan seharusnya tuntutan merujuk pada hukum positif, bukan pada  hukum nominal", demikian pungkas Perwakilan PT.MNC Finance, Rudi Setiawan SH.

Rudi menambahkan tindakan yang dilakukan pelaku bukan terjadi sekali, namun telah berkali pada priode 2013. Selain pemalsuan surat pelaku juga melakukan penggelapan, memanipulasi serta melakukan tindakan menyalahi wewenang yang berpotensi merugikan perusahaan." Sebagai contoh, Objek pembiayaan yang diajukan atas dokumen A namun foto agar kelihatan bagus difoto objek lain yang menyerupai dengan yang diajukan, ini kan manipulasi." Timpalnya.

Persidangan terhadap terdakwa Sangkot Situngkir mantan pimpinan cabang MNC Finance cabang Langsa, Selasa 20 Mei 2014 lalu, hakim pengadilan Negeri langsa yang dipimpin oleh Muhammad Thahir, SH, MH memvonis terdakwa dengan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dari tuntutan jaksa yang menggunakan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, namun tuntutannya hanya 2 tahun penjara, yang sejatinya ancaman hukuman maksimal untuk pasal tersebut adalah 6 tahun penjara  . ( Yusradi )