Iklan

Terkait Pencemaran Nama Baik, Pengusaha Karet Indra Makmu Akan di Polisikan

Muzakir (28) Wartawan Surat Kabar Mingguan, Warta Pendidikan
Aceh Timur- Salahseorang pengusaha karet (Toke getah_ Red), Ridwan (36) warga Gampong Blang Nisam Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur, akan dilaporkan ke polisi terkait pencemaran nama baik terhadap Zulfadli wartawan media ini.

Sang toke, Ridwan, sekitar sebulan yang lalu pernah mengeluarkan kata- kata tidak menyenangkan dengan menuduh Zulfadli pernah melakukan pengancaman dan pemerasan serta meminta uang sebanyak Rp. 3 jt kepada sang toke tersebut.

Hal tersebut disampaikan, Muzakir (28), yang juga pekerja pers disalahsatu surat kabar mingguan, Warta Pendidikan, Jumat (9/5). Menurut Muzakir, sang toke tersebut kepada dirinya pernah mengatakan bahwa Zulfadli ( Wartawan) pernah melakukan pengancaman dan pemerasan serta meminta sejumlah uang kepadanya." Karena saya tidak percaya dengan apa yang telah dikatakan toke getah itu maka masalah ini saya beritahukan kepada yang bersangkutan," ujar Muzakir seraya menambahkan bersedia akan memberi kesaksian.

Setelah mendengar informasi dan tuduhan tersebut yang disampaikan oleh Muzakir, kata Zulfadli, dirinya berusaha menjumpai sang toke, Ridwan untuk meminta klarifikasi atas fitnah yang ditujukan terhadapnya." Dihadapan Geusyik Desa Blang Nisam dan disaksikan dua warga yang lain meminta Ridwan dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah menuduh saya sedemikian keji. Dan akhirnya walaupun sang toke tersebut mengaku bersalah dan meminta maaf atas kesalahan yang telah dia perbuat namun persoalan ini tetap akan dilaporkan kepada pihak berwajib karena ini menyangkut martabat dan harga diri seorang pekerja pers," demikian pungkas Zulfadli dengan nada kesal. (d- 77)