Iklan

Hunian Darurat Pengungsi Gempa Gayo Tidak Layak Huni Lagi

ACEH TENGAH - Sejak gempa bumi melanda Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten sekitarnya membuat sebagian warga kehilangan keluarga yang dicintainya dan juga tempat tinggal beserta harta benda.

Musibah tersebut sudah berlalu hampir setahun lebih. Sementara warga relokasi di Desa Bah kecamatan Ketol kabupaten Aceh Tengah belum mendapakan bantuan rumah.
Seperti diketahui, gempa bumi yang menguncang dataran tinggi Gayo pada Maret 2012 lalu dan di desa bah tersebut dijadikan salahsatu lokasi relokasi para pengungsi yang menampung sekitar 140 lebih kepala keluarga. 

Jalika, salah seorang warga relokasi yang masih menempati tempat penggungsian sementara di Desa Bah, kepada globalaceh.com, Rabu 11 Juni 2014 mengatakan, Kondisi di tempat relokasi dan fasilitas tempat hunian sangat tidak nyaman untuk ditempati lagi." karena fasilitas tanggap darurat yang sudah di pakai hampir setahun mulai tidak layak digunakan lagi." Ujar Jalika seraya menambahkan kondisi hunian darurat para pengungsi yang sempit berdinding triplek beratapkan seng dan hanya berlantaikan tanah. 

"Namun karena sudah lama kami tempati kondisi barak darurat ini bisa dikatakan tidak layak lagi, bahkan ketika hujan turun atapnya bocor dan air mengenangi lantai tanah akibat tidak tersedianya saluran/parit disekitar barak." Terangnya lagi.

Amatan globalaceh.com, ruang barak yang sempit dan berlantaikan tanah terlihat jauh dari standar kesehatan justru rentan menimbulkan berbagai penyakit terhadap para pengungsi terutama bagi keluarga yang memiliki balita dan anak-anak.

Selain itu akibat keterbatasan fasilitas, ruang barak tidur selain digunakan sebagai tempat istirahat untuk seluruh anggota keluarga, juga untuk menyimpan hasil kebun sekaligus di fungsikan untuk ruangan memasak.

Warga relokasi berharap agar pemerintah mempercepat realisasi bantuan rumah bagi mereka, agar pada bulan ramadhan nanti dapat di tempati.

Warga Desa Bah juga berharap dukungan infra stuktur seperti jalan penghubung antar desa juga di perbaiki agar memudahkan transportasi bagi anak-anak mereka menuju sekolah yang jarak nya sekitar 6 kilometer dari Desa Bah. (@BD)