Iklan

Bupati Aceh Timur Hadiri Reuni SMAN Idi Angkatan 1974-2004

ACEH TIMUR - Reuni akbar angkatan 1974-2004 SMAN 1 Idi Rayeuk, Aceh Timur yang digelar di halaman sekolah setempat, Kamis, ( 31/7/14). Reuni tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Timur Hasballah Bin H.M.Thaib yang akrab disapa Rocky serta para alumni mulai angkatan 1974 hingga 2004.

Adapun tema yang diangkat "Dari alumni, oleh alumni, untuk alumni dan bersama kembali menjalin silahturrahmi.
Selain Bupati Rocky juga hadir sejumlah pejabat Pemkab Aceh Timur yang merupakan alumnus SMAN 1 Idi Rayeuk, diantaranya T. Munzar Kepala Dinas DPKKAD, Najdmuddin Kepala Dinas BKPP, Abdul Munir Kepala Dinas Pendidikan, Jamaluddin Kepala Dinas Pertenakan, Irfan Kamal Asisten III, Iswandi Camat Idi Rayeuk, Teuku Khaidir President Director Perta Arun Gas dan Abdul Jalil Usman selaku yang dipercaya sebagai ketua panitia kegiatan reuni.

Bupati Aceh Timur Hasballah Bin H.M. Thaib yang akrab disapa Rocky dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dengan reuni ini diharapkan dapat menyambung kembali tali persaudaraan dan silahturrahmi yang selama ini terpisah.

"Meski saya bukan alumnbi SMAN 1 Idi Rayeuk, namun atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saya mengucapkan terima kasih kepada para alumni SMAN 1 Idi, yang telah membuat acara reuninya di Kabupaten ini,"katanya
.
Menurutnya, pertemuan silahturrahmi yang diselenggarakan ini sangat besar manfaatnya dalam rangka memanfaatkan rasa kebersamaan dan diharapkan dengan melalui kegiatan reuni akbar tersebut dapat melahirkan rumusan dan gagasan serta ide-ide sebagai bahan masukan bagi Pemda dalam mewujudkan Pemerintah Aceh Timur untuk kedepan agar lebih maju disemua sector di Provinsi Aceh.

"Mudah-mudahan dengan adanya reuni ini akan semakin meningkatkan jalinan silahturrahmi antar seluruh alumni yang saat ini tersebar di penjuru provinsi aceh, Sumatera dan diluar Aceh. Terlebih diantara bapak-bapak dan ibu-ibu sudah lama tak bertemu satu dengan yang lainnya, "demikian kata Rocky
.
Sebelumnya, Abdul Jalil Usman ketua Panitia kegiatan reuni alumnus 1982 yang kini yang sudah 20 tahun berada di Provinsi Banten yang juga menjabat sebagai ketua masyarakat Aceh di Banten dalam sambutannya, sangat berterimakasih kepada Bupati Aceh Timur sangat antusias dalam menyambut kegiatan reuni ini, dan patut kita beri aplus kepada bapak bupati,"katanya.

"Momen lebaran bukan hanya dimanfaatkan untuk silaturahmi keluarga, namun ajang temu kangen antar teman sekolah yang terpisah sekian lama. Maka para Alumni SMA Idi menggelar reuni temu kangen dan halal bi halal angkatan 1974-2004,"ujar Abdul Jalil.

Sementara itu, Saiful Basri, Spd kepala sekolah SMAN 1 Idi Rayeuk yang juga alumni tahun 1984 dalam sambutannya menyampaikan, begini lah kondisi sekolah SMAN  meski tidak banyak perubahan dibandingkan masa lalu. Berharap SMAN 1 Idi yang sekarang sudah berusia 40 tahun ini sudah banyak melahirkan alumni dan yang telah berhasil baik di Pemerintah maupun sebagai pengusaha di luar Aceh sana,"kata Saiful.

Dihadapan Bupati Aceh Timur dan para alumni SMAN 1 Idi menyebutkan, bahwa SMA memiliki 29 ruang belajar, tiga lab, 935 orang murid, 56 pegawai dan 33 orang tenaga honor.
Semua lahan yang ada sudah dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang baru, maka SMAN 1 Idi saat ini kekurangan lahan dan butuh perluasan lahan. "Kita sangat membutuhkan perluasan lahan tersebut menginggat tidak adanya lagi untuk lahan olahraga para murid, untuk itu dirinya berharap kedepan untuk bisa mempergunakan Gedung Idi Sport Center untuk dijadikan siswa belajar olahraga,"demikian ucap Saiful Basri.

Kemudian Ir. Teuku Khaidir President Director Perta Arun Gas yang merupakan alumnus tahun 1979 dalam sambutanya menyampaikan pesan dan kesan, silahturrahmi terdapat dua manfaat, pertama dapat memperpanjang umur dan yang kedua menambah rezeki,"katanya.
"Meski saya keluar dari Aceh, namun perhatian kami tetap untuk Aceh. Karena kita hidup dari masa ke masa, masa kecil, remaja, sekolah, dan kerja. Untuk itu sekarang kita ingin melihat masa indah disekolah dulu bersama tema-teman, guru dan handai tolan,"kata Teuku Khaidir.

Teuku Khaidir menyebutkan, apakah kita sudah memanfaatkan waktu sehingga tidak termasuk orang-orang yang merugi, agar kita tidak termasuk orang yang merugi dan kita masih punya waktu untuk beribadah dan membantu orang lain. "Yang paling penting mari kita melakukan semua aktivitas dengan tulus dan ikhlas,"ucapnya.

Teuku Khaidir juga menceritakan perjalanan karirnya, "tadinya kepingin berkerja di Lhoksemawe, namun setelah penantian selama 25 tahun, Alhamdulillah akhirnya nya saya sekarang sudah bekerja di Perta Arun Gas,"kisahnya.

Diakhir sambutannya, Teuku Khaidir menyampaikan beberapa manajemen waktu, "banyak orang tidak memperdulikan waktu dengan baik, sementara orang bijak selalu mengunakan waktu dengan baik, Sementara banyak orang hanya memperoleh 1 minggu yang berharga dalam 1 tahun, sementara orang bijak memperoleh 1 tahun dalam 1 minggu,"katanya.

Untuk itu lebih lanjut Teuku Khaidir mengatakan, satu-satunya yang menjadi milik kita adalah waktu, bahkan orang yang tidak memiliki apapun pasti memiliki waktu. Jika anda ingin memanfaatkan waktu dengan baik maka anda harus tahu hal yang menjadi prioritas.
"Waktu adalah sekolah tempat kita belajar, maka ada pepatah mengatakan jangan anggap masa lalu suatu penyesalan dan jangan anggap pula masa depan sesuatu yang menakutkan, tapi anggaplah saat sekarang sesuatu yang baik untuk melakukan kebaikan,"demikian ucap Teuku Khaidir.

Selesai acara reuni tersebut akhirnya secara aklamasi Samsul Akbar, SE yang akrap disapa Dekgam, terpilih menjadi Ketua Alumni SMAN I Idi periode 2014- 2O17. 

Diketahui Samsul Akbar, SE merupakan anggota DPRK Aceh Timur terpilih dari Partai Nasdem dan juga adek kandung dari Rektor Unsyiah Prof. Ir. Samsul Rizal. M.eng. (d- 77)