Iklan

Bupati Bener Meriah Serahkan Pengembangan Lapangan Banda Udara Rembele ke Satker

REDELONG - Bupati Kabupaten Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani menyerah terimakan lokasi pengembangan Bandara Udara Rembele dari Pemerintah Kabupaten setempat ke Satuan Kerja (Satker) Bandara Rembele, Rabu 2 Juli 2014 lalu.

Acara penyerahan lokasi pengembangan Bandara Udara Rembele tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bener Meriah Drs. Rusli M. Saleh, Ketua DPRK Bener Meriah M. Nasir. AK beserta anggota, Dandim 0106 Aceh Tengah/Bener Meriah Letkol (INF) Lalu Habibburahim WD, Sekda Bener Meriah Drs. T. Islah, MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Redelong, Ketua Pengadilan Negeri Takengon, perwakilan MPU Bener Meriah, Komandan Bataliyon 114/SM, para asisten, para kepala dinas, badan dan kantor, Camat Bukit, Geuchik Bale Atu dan Karang Rejo, perwakilan Dinas Kekayaan dan Pendapatan Aceh serta perwakilan Dinas Perhubungan, Komintel Aceh.

Dalam sambutannya, Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani mengatakan, semoga dengan dilakukannya pengembangan Bandara Udara Rembele tersebut, Kabupaten Bener Meriah dalam memasarkan hasil buminya terutama holtikultura tidak haanya didalam negeri melainkan hingga ke luar negeri.

"Dengan pengembangan lokasi Pengembangan Bandara Udara Rembele, nantinya pesawat yang mendarat tidak lagi jenis Poker saja, namun pesawat boing. Dengan demikian hasil bumi yang ada di Bener Meriah terutama hasil Holtikultura dapat kita ekspor langsung dengan mengunakan pesawat kargo,"harap Bupati Ruslan Abdul Gani.

Bupati Ruslan juga mengucapkan selamat bekerja kepada Satker Bandara Udara Rembele, segera selesaikan terlebih dahulu bangunan fisik, sementara terkait pembebasan tanah satu persatu akan diselesaikan.

Sebelumnya Kasatker Bandara Udara Rembele yang diwakilkan oleh PPK Bandara Udara Rembele Ian Budiyanto dalam laporanya menyampaikan, sesuai dengan DIPA Bandara Udara Rembele tahun 2014 mendapatkan alokasi dana pembangunan sebesar Rp216.175.050.000,.
"Program utama dari dana tersebut adalah pekerjaan perpanjangan landasan pacu 30X700 meter, pembuatan turning are runway 09 1500 meter bujur sangkar, pembuatan stop way 60X30 meter, resa 90X60 meter (tahap I ) dengan waktu pelaksanaan akhir Desember 2014," terangnya.

Ian Budiyanto menambahkan, tahap I pelaksanaan ini hanya dilaksanakan untuk pekerjaan tanah dan konstruksi pendukung saja, sedangkan untuk pekerjaan pengerasan konstruksi landasan, turning area dan stop way akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2015.(@BD/tim)