Iklan

Disdik Aceh Timur Jadikan Ramadhan Momentum Bangun Kebersamaan  

Aceh Timur - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Aceh Timur menjadikan ramadhan sebagai momentum dalam membangun kebersamaan antara pegawai Dinas dengan kepala sekolah serta para guru yang bertugas diwilayah ini.Wahana itu dilakukan dengan menggelar buka puasa bersama yang dipusatkan di gedung Idi Sport Center, Kamis (17/7) sore.
           
Dimana kegiatan buka puasa bersama yang lebih kurang dihadiri 4000 orang terdiri dari para guru diwilayah Aceh Timur, kepala sekolah, kepala UPT Disdik, tokoh masyarakat serta para pejabat tinggi dijajaran Pemerintahan Aceh Timur juga ikut menghadiri buka puasa akbar yang digelar Dinas Pendidikan Aceh Timur tersebut.
A.Munir SE,MAP Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur kepada Wartawan disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, momentum ramadhan ini merupakan sebuah momentum yang penuh keberkahan dan mampu menjadikan salah satu wahana pemersatu dalam menjalankan tugas serta tanggungjawab masing-masing.
           
" Melalui kegiatan ini juga kita harapkan mampu terus memupuk rasa persaudaraan dan ukhuwah islamiah sesama guru yang bertugas di wilayah Aceh Timur dan para kepala sekolah serta pegawai pada kantor Dinas Pendidikan," pinta A.Munir seraya mengatakan, buka puasa akbar yang dilaksanakan itu tidak hanya mengundang guru yang berdekatan dengan ISC, akan tetapi para pendidik yang berada diseluruh pelosok kabupaten ini.
           
Pada sisi lain, A. Munir dengan penuh komitmennya dalam menyongsong pembangunan pendidikan di Aceh Timur terus berupaya semaksimal mungkin akan peningkatan mutu dan kualitas siswa maupun guru hingga terwujudnya sistem pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing dengan daerah lainnya.
           
Bahkan hal yang paling ditegaskannya adalah, untuk tahun mendatang tidak ada lagi anak-anak Aceh Timur yang tidak mengecap pendidikan dengan dalih tidak memiliki biaya. " Ini juga termasuk program Bupati Aceh Timur Hasballah M.Thaib dalam upaya mengisi pembangunan disektor pendidikan sehingga mampu melahirkan generasi-generasi yang cendikiawan nantinya," demikian cetus A.Munir sembari tersenyum. (d- 77)