Iklan

Hingga kini Bupati Aceh Timur dijabat Hasballah M.Thaib, Gampong Keumuning Hulu Tidak Miliki Mobil Ambulance

ACEH TIMUR - Warga gampong Keumuning Hulu, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur kini sangat mendambakan mobil Ambulance yang diperuntukkan untuk melayani transportasi kesehatan bagi masyarakat setempat.

"Sejak zaman dulu hingga kini Bupati Aceh Timur dijabat Hasballah M.Thaib untuk gampong Keumuning ini tidak ada mobil ambulance yang ditempatkan pada pusat layanan kesehatan yang ada di gampong itu," ungkap sejumlah warga setempat dalam perbincangan dengan Wartawan, Sabtu (19/7) lalu.

Ironisnya lagi, berdasarkan penuturan warga setempat, apabila ada orang sakit dan segera mungkin untuk dirujuk ke rumah sakit harus dipapah dengan sepeda motor, terkadang memakai mobil pick up yang sehari-hari digunakan untuk mengangkut barang dan itu hanya ada satu kenderaan roda empat digampong tersebut.

Gampong Kemuning Hulu merupakan salah satu daerah pedalaman Kecamatan Birem Bayeun dan untuk aktivitas masyarakatnya baik untuk berbelanja kebutuhan pokok, menyekolahkan anaknya serta memenuhi kebutuhan kesehatan lebih dekat menuju Kota Langsa dibandingkan dengan pusat Kecamatan, apalagi menuju pusat ibu kota Kabupaten Aceh Timur di Idi Rayeuk.

Menanggapi persoalan ini, Sekretaris LSM Team Operasional Penyelamat Asset Negara Republik Indonesia ( TOPAN - RI) Kabupaten Aceh Timur, Edi Safaruddin menegaskan, seharus Dinas Kesehatan harus lebih peka dengan kondisi yang dialami masyarakat Aceh Timur, terutama bagi penduduk dikawasan pedalaman. " Jangankan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, kenderaan untuk membawa orang berobat kerumah sakit saja tidak bisa diakomodir," pungkas pria yang disapa akrab Dodi ini.

Menurutnya, jika melihat keberadaan mobil ambulance di Aceh Timur dirasakan sudah efektif, karena setiap Puskesmas ada mobil ambulance. " Tetapi, bagaimana mengoptimalkan dalam realisasi dilapangan sesuai dengan kondisi daerah dari setiap kecamatan di Aceh Timur," ungkapnya sembari menegaskan, kondisi seperti ini harus menjadi acuan Dinas Kesehatan dalam mewujudkan program pembangunan bidang kesehatan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Bupati Aceh Timur untuk dapat melakukan evaluasi terhadap keberadaan mobil ambulance yang ada disetiap Puskesmas di kabupaten ini. " Bahkan kita harapkan adanya perhatian serius Dinas Kesehatan Aceh Timur agar bisa mengatasi persoalan klasik seperti kenderaan ambulance yang sepanjang tahun terus dirasakan masyarakat pedalaman," tambah Dodi yang juga salah seorang tokoh masyarakat Aceh Timur. (F- 75)