Iklan

Wahyuddin Tersangka Penembak Anggota Polres Langsa Kabur Dari Rutan Idi

ACEH TIMUR - Wahyuddin (36) warga Desa Keude Pliek Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur, tersangka penembakan anggota Polres Langsa tahun lalu, Sabtu (12/7/14) sekira pukul 20. 40 kabur dari Rumah Tahanan Idi.

Menurut Kepala Cabang Rumah Tahanan Idi, Yusnaidi SH kepada Wartawan mengatakan, tahanan hakim itu kabur disaat warga binaan lain sedang melaksanakan shalat tarawih." Wahyuddin kabur dengan cara memanjat tembok mengunakan tali nilon," ujar Yusnaidi.

" Saat itu saya sedang berada dirumah dan mendengar dentuman keras. Kemudian saya perintahkan anggota untuk mengecek suara tersebut dan ternyata ada tahanan yang kabur," katanya lagi. 

Lanjutnya, Wahyuddin masih status tahanan hakim. Pasalnya hakim sudah memutuskan hukuman 8 tahun penjara tapi ianya mengajukan banding dan belum ada inkrah (Belum ada keputusan tetap)." Dan saat ini pihaknya dengan Polres Aceh Timur masih melakukan pengejaran terhadap tersangka tersebut," demikian pungkas Yusnaidi, SH seraya menambahkan tersangka Wahyuddin berada di rutan tersebut lebih kurang 4 bulan yang dititipkan dari Polda Aceh.

Kapolres Aceh Timur, AKBP. Muhajir, SIK, MH mengatakan, saat menerima laporan terkait tahanan yang kabur tersebut pihaknya langsung menuju ke TKP dan membantu untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka." Dan peristiwa tersebut sudah kita koordinasikan dengan Polres Langsa dan juga kita beritahukan pada Mapolres tetangga atau terdekat." Ujar Kapolres Muhajir.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Wahyuddin ditangkap di Desa Translop, Keude Pliek, Kabupaten Aceh Timur, sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (23/9/2013). Tak ada perlawanan saat penggerebekan. 

Wahyuddin adalah tersangka tunggal dalam penembakan anggota Polres Langsa, Brigadir Syahri. Ia dijerat dengan pasal berlapis, terutama soal penembakan, kepemilikan senpi, dan kepemilikan narkoba. Dari tangan bandar sabu ini, polisi mengamankan 1 senpi berwarna silver dan beberapa peluru serta ponsel. 

Wahyuddin menembak Syahri di Simpang Damar, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (18/9) lalu. Saat itu, ia akan ditangkap karena memiliki sabu seberat kurang lebih 1 ons. (d- 77)