Iklan

4 Tahun Terbengkalai, Kopas dan Iwapi Gagasi Pasar Kopas Beroperasi Kembali

REDELONG - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) dan Koperasi Pasar Sayur (Kopas) mengagasi agar Pasar Kopas di Kampung Pante Raya Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah agar dapat difungsikan kembali. Pasalnya pasar yang dibangun mengunakan anggaran APBN itu sudah empat tahun lamanya terbengkalai.

Ketua pasar Kopas ( Koperasi Pasar sayur ) Kabupaten Bener Meriah, Bustami Apla mengatakan, pasar Kopas telah dibangun sejak Tahun 2008 melalui sumber dana 
 APBN yang mencapai Rp. 1 Milyar.

 Kemudian untuk pembangunan Los, Mck, Kios dan Musolla pemerintah setempat kembali menganggarkan dana sharing APBK pada tahun 2010. "Sementara tahun 2012 pemeritah juga memberikan sumbangan dana melalui Dana Otsus agar pasar kopas ini dapat menjadi pusat pasar sayur Dikabupaten Bener Meriah ini." Ujar Bustami kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (21/8/14)

Dia menambahkan, tahun 2010 lalu pasar Kopas tersebut sempat di operasikan. Namun akibat para pedagang yang sering merugi membuat para pedagang angkat kaki, dengan alasan di tempat tersebut minat para pembeli sangat minim.

"Pada tahun ini kami mencoba kembali mengfungsikan pasar Kopas tersebut agar bangunan yang ada tidak terbengkalai sekaligus dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat setempat dalam prosesi jual beli kebutuhan sehari-hari. Disamping itu juga para pedagang dapat berkumpul dalam suatu wadah koperasi yang telah di bentuk." Terangnya

Adapun Los yang telah tersedia untuk pedagang sejauh ini sudah ada 31 unit diantaranya untuk los tempat pedagang ikan dan sayur dan telah terdaftar sebanyak 20 pedagang, dan pada tahap awal tidak memungut biaya admistrasi atau sewa lapak bagi para pedagang.
"Tetapi dengan catatan setiap pedagang yang ada di pasar kopas harus masuk menjadi anggota Koperasi Pasar Sayur ( Kopas ). Kedepanya kalau pasar kopas tersebut berkembang barulah kita akan mencoba memikirkan untuk dana perawatan atau dana yang di pergunakan untuk kemajuan pasarnya." Tutup Bustami

Sementara itu, manager Kopas Patimah sekaligus sebagai Ketua IWAPI ( Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ) Kabupaten Bener Meriah mengatakan, pihaknya sangat optimis pasar ini akan dapat beroperasi sebaik mungkin, pasalnya pada saat ini penduduk yang berada di daerah tersebut sudah sangat ramai. "Apalagi didepan Pasar kopas ini kan ada Kantor Kapolres Bener Meriah, Juga ada Bataliyon 114/SM. Secara otomatis mereka tersebut akan berbelanja kemari karena tidak perlu jauh lagi mencari kebutuhan sehari-hari mereka." Timpalnya.

Hal senada juga disampaikan salahsatu pedagang yang juga Sekretaris IWAPI, Nurbeaty S. sos mengatakan, sudah saatnya kaum wanita harus bangkit dan lebih kreatif lagi. Pasalnya pelaku ekonomi 9O persen adalah perempuan. Sehinga dengan di fungsikanya pasar Kopas ini bagi kawan-kawan yang memiliki ketrampilan namun tidak memiliki modal kita dapat menampung hasil kreatifitas mereka disini.

" Kita sangat berharap kaum perempuan di Kabupaten Bener Meriah, harus cerdas di bidang ekonomi dan hukum, karena tidak adalagi gender antara laki-laki dan perempuan. Karena bukan saatnya lagi perempuan hanya berdiam diri dirumah menunggu penghasilan dari pekerjaan suaminya." Ujarnya seraya menambahkan kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari peranan kaum perempuan, pasalnya perempuan yang lebih aktif dibidang perdagangan bila di bandingkan dengan kaum lelaki. ( Gona )