Iklan

Geusyik Dituding Bohongi Warga, Terkait Belum Difungsikan Pajak Ikan Keude Alue Ie Mirah

ACEH TIMUR - Warga masyarakat Desa Alue Ie Mirah Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur, menuding geusyik Keude Alue Ie Mirah, H. Syahruddin membohongi warga terkait belum difungsikan sarana pajak ikan Keude Alue Ie mirah yang dibangun pemerintah daerah sejak tahun 2010 lalu.

Geuchik Syahruddin berdalih bahwa belum difungsikannya pajak Ikan keudee Alue Ie Mirah tersebut karena status kepemilikan tanah masih bermasalah.

"Seharusnya geuchik harus berterus terang terhadap warganya tentang penyebab terlantarnya pajak ikan tersebut. Pasalnya kesalahan ada pada geusyik sendiri." Ujar Supridar kepada wartawan Selasa, (12/8).

Menurutnya, langkah penyelesaian yang ditempuh oleh geuchik selama ini, tidak berdasarkan hasil keputusan musyawarah yang pernah diselenggarakan di Kantor Kecamatan Indra Makmu, Pebruari 2013 lalu. 

Hasil keputusan musyawarah bersama pada waktu itu kata Supridar, geuchik tidak lagi menunggu surat kepemilikan tanah dari salah satu pihak yang bersengketa, yakni Mukhtar Ibrahim. 


Hal itulah yang menyebabkan pajak ikan di Keudee Alue Ie Mirah terlantar atau terbengkalai." Seharusnya, geuchik harus berjiwa besar dan harus berterus terang atas segala kesalahan dan juga kebohongan yang dilakukan oleh dirinya selama ini." Cetus Supridar lagi.

Selain itu, sejak ianya telah mendapatkan surat kuasa untuk mengelola tanah milik Zulkifli alias Ali Bajo. "Maka tidak ada permasalahan lagi tentang status kepemilikan tanah untuk jalan masuk ke pajak ikan tersebut." Timpal Supridar. 

Sementara itu, Geuchik Keudee Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, H. Syahruddin, saat ditemui wartawan terkait permasalahan tersebut mengatakan, bahwa dirinya mengakui keliru dalam menyampaikan alasan tentang belum difungsikan pajak ikan tersebut. 

"Saya menyampaikan permohonan maaf, jika selama ini keliru dalam menyikapi permasalahan pajak ikan itu. Dan sangat berharap agar Camat Indra Makmu bersedia membantu agar pajak ikan Keudee Alue Ie Mirah dapat segera difungsikan," terang H. Syahruddin. 

Camat Indra Makmu, Saiful Anwar, SE, mengatakan, siap memberi dukungan sepenuhnya dan bersedia memfasilitasi semua pihak untuk kembali duduk bersama serta mencari solusi agar pajak ikan itu agar segera dapat difungsikan sebagaimana fungsinya.

"Apabila pajak ikan tersebut terus ditelantarkan dan tidak segera difungsikan maka kondisi kerusakannya semakin parah lagi," demikian pungkas Saiful Anwar. SE, saat meninjau langsung lokasi bangunan pajak ikan itu yang kondisinya banyak mengalami kerusakan.


Zulfadli Idris