Iklan

OTK Bersenpi Rampas Mobil Double Cabin dan Kunci Excavator Milik PT. CPM

ACEH TIMUR - Orang Tak Dikenal (OTK) bersenja api laras panjang jenis SS1 dan AK - 47, kembali melakukan aksi terornya dengan merampas mobil double cabin dan tiga buah kunci alat berat jenis excavator milik PT. Citra Panji Manunggal (CPM), Senin (18/8) sekira pukul 12. 00 Wib, yang sedang bekerja di Dusun Suka Damai, Desa Blang Senong, Kecamatan Pantee Bidari Kabupaten Aceh Timur.

Diketahui pelaku berjumlah 6 orang dengan mengendarai mobil jenis Toyota Avanza warna putih Nopol BL 1743 KC. para pelaku juga menenteng senpi jenis SS1 dua pucuk dan AK- 47 satu pucuk.  

Kejadian tersebut berawal saat tujuh karyawan PT CPM sedang istrihat makan siang. Adapun nama ketujuh karyawan tersebut yakni Zulkifli (35), Hamdani (33), Indra Akbar (25), Darma Hidayat (23), Tarmizi (30), Yudi (25) dan Ibrahim (32). Tiba-tiba datang para pelaku yang berjumlah enam orang dengan mengendari mobil Avanza  warna putih Nopol BL 1743 KC.

Menurut keterangan korban, para pelaku menenteng senpi jenis SS1 dua pucuk dan AK satu pucuk. Kemudian mereka menodongkan senjata ke arah para pekerja dan mengambil semua HP serta dompet milik pekerja dengan jumlah uang diperkirkan jutaan.

Sebelum meninggalkan lokasi, para pelaku sempat mengatakan kepada para pekerja, agar Menejer PT CPM menghubungi pelaku di nomor telepon 082364369002.

Satu dari enam pelaku mengaku, mereka melakukan hal tersebut karena beroperasinya PT CPM sebelum adanya penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan milik masyarakat. Pelaku juga mengatakan, mereka tidak ada urusan sama pekerja melainkan dengan Maneger PT CPM. Kemudian pelaku meninggalkan lokasi kejadian dan tidak ada korban jiwa dalam Insiden tersebut.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir SIK MH kepada media ini membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan. " Dan belum diketahui apa motifnya dan sampai saat ini personil gabungan dari Polsek Pantee Bidari, Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Aceh Timur masih melakukan penyelidikan di TKP," pungkas Kapolres Aceh Timur, Muhajir. (D- 77)