Iklan

Pangdam IM Ziarah ke Makam Eks Combatan GAM, Ini Tanggapan Politisi Asal Aceh

Aceh Utara - Saat berkunjung ke Kecamatan Nisam Antara di Aceh Utara, Panglima Kodam Iskandar Muda,   Mayjen. TNI Agus Kriswanto, menziarahi makam eks combatan GAM yang meninggal pada masa konflik di Gampong Darussalam, Rabu, (22/10) lalu.

Pangdam bersama rombongan mengunjungi Koramil Nisam Antara yang disambut oleh Danramil dan muspika setempat. Pangdam kemudian diajak Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA), Gumarni Arfan untuk bersilaturahmi dan ziarah makam. Pangdam setuju dan akhirnya Pangdam berziarah dan berdoa bersama warga di sisi makam almarhum eks kombatan GAM tersebut.


Dalam catatan media, baru pertama seorang Pangdam di Aceh menziarahi dan berdoa di makam eks kombatan GAM yang notabene dulunya merupakan separatis.


Politisi asal Aceh T Dani, kepada globalaceh,  Sabtu (25/10) mengatakan,  ini sebuah lembaran baru untuk  pomerintah selanjutnya , walaupun Gam yang dulunya dianggap sebagai sparatis,  sekarang sudah bisa menjalin hubungan yang harmonis, dengan situasi Aceh  yang lagi damai. " Setidak nya memperhatikan semua kalangan masyarakat combatan  maupun masyarakat sipil supaya jangan ada lagi Din Minimi- Din minimi yang baru di Aceh." Ujar Dani seraya mengharapkan  jangan ada lagi  pertumpahan  darah dan jangan ada lagi permusuhan di Aceh.


Hal senada juga di sampaikan, Tgk Nasruddin SHi, untuk membawa kedamaian sebagai bukti bahwa pihak petinggi-petinggi TNI semakin dekat dengan masyarakat  begitu juga dengan mantan eks Combatan Gam, dari dulu petinggi TNI belum kita lihat yang mengunjungi makam mantan Gam." Namun,  saat ini kita liat sekarang yang dilakukan oleh seorang Pangdam sebagai bentuk upaya untuk menguatkan perdamaian di Aceh." Tuturnya.


Mudah-mudahan,  kataTgk Nas ,  kedepan pihak TNI selalu ada di tengah-tengah masyarakat untuk menjaga kedamaian dan juga ikut serta menegakkan syariat Islam di Aceh "Kedepan juga harus mengunjungi dayah-dayah untuk berbagi ilmu tentang kedisiplinan kepada santri-santri," demikian harapnya. (Rj)