Iklan

Proyek Tanpa Plang Nama Menjamur Di Kabupaten Bener Meriah

REDELONG - Banyaknya kegiatan proyek tanpa memasang plang nama di Kabupaten Bener Meriah. Bahkan diperkirakan mencapai 85 % proyek pemerintah tersebut, bersumber dari anggaran APBK dan DAK yang dikerjakan rekanan tidak ada plang namanya. Dan dikhawatirkan rawan  terjadinya korupsi.

Hal itu disampaikan, Ketua  LSM Galaksi RI,  Nasri ST, kepada Globalaceh,  Senin ( 20/10 ). Menurutnya, plang nama sangat penting sebagai sarana masyarakat untuk mengetahui kegiatan proyek seperti, anggarannya, volume pengerjaan proyek dan bersumber dari anggaran mana. Selain itu,  plang nama proyek sebagai bentuk transparansi dan memberikan kesempatan kepada masayarakat untuk melakukan pengawasan terhadap proyek yang dikerjakan rekanan.


"Pemerintah harus peka dan juga peranan konsultan pengawas harus lebih objektif agar uang rakyat yang dikelola bisa lebih tarnsaparan guna mencegah kegiatan terjadinya praktik kolusi, korupsi dan nepotisme.” Katanya.


Dia menambahkan, saat ditelusuri dilapangan,  proyek tanpa plang nama kebanyakan anggaranya bersumber dari dana APBK tahun 2014,  yang bentuknya proyek Penunjukan Langsung (PL). " Dan diduga rekanan sengaja tidak memasang plang nama proyek untuk menghindari adanya pengawasan berbasis masayarakat." Timpalnya seraya mengharapkan,  kedepanya pihak kontraktor tidak mengabaikan plang nama suatu kegiatan proyek yang dikerjakan meskipun anggarannya kecil agar tidak menimbulkan praduga dari kalangan masyarakat.  (Gona)