Iklan

BEM Se Aceh Meminta Polisi Bebaskan Tri Juanda

ACEH UTARA - Koordinator Wilayah II,  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Aceh, Hasanuddin  meminta pihak Polres  Lhokseumawe untuk segera membebaskan koordinator aksi unjuk rasa di PT Arun, Tri Juanda yang sampai saat ini masih ditahan polisi agar segera dibebaskan, Kamis (06/11).

Koordinator aksi di depan komplek perumahan Komplek PT. Arun beberapa pekan yang lalu, yang  masih menghuni di jeruji besi polres lhokseumawe." Polisi berhak menahan koordinator aksi selama 1x24 jam. Tapi tidak logis karena sudah sepekan menghuni di penjara." Ujarnya.


Menurutnya, Tri juanda memperjuangkan hak rakyat yang masih tertindas, polisi mitra masyarakat bukan berarti berpihak kepada pejabat." Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan oleh pihak kepolisian, alhasil beberapa hari yang lalu pihak PT. Arun tidak keberatan  atas aksi brutal tersebut atau mencoba mengelabui pihak Lsm dan Ormawa." Jelasnya.


"Kalau sampai hari ini,  saudara Tri juanda tidak dibebaskan maka pihak PT. Arun dan kepolisian lhokseumawe bersiap -siap menerima kedatangan kami. Dan saya mengharapkan kepada seluruh rekan -rekan Ormawa yang berada di wilayah Aceh Utara, Kota lhokseumawe  dan Bireun agar bahu membahu memperjuangkan semangat kemahasiswaan," harap Koordinator Wilayah II BEM se Aceh, seraya mengingatkan, jangan sampai terulang seperti tahun 1998 silam dan mohon dukungan rekan -rekan media Dan masyarakat sekitar untuk sama-sama  melawan ketidakadilan di bumi Aceh. (Rj)