Iklan

Dishub Gayo Lues dan Polisi Diminta Tertibkan Angkutan Umum Plat Hitam

Teks Foto : Ilustrasi
GAYO LUES - Dinas Perhubungan Kabupaten Gayo Lues dan Polisi Lalu Lintas (Polantas) diminta untuk dapat menertibkan mobil angkutan umum yang beroperasional masih mengunakan plat hitam.

Hal ini disampaikan oleh, Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin kepada globalaceh, Selasa, 24 November 2014 lalu. Menurutnya, jasa transportasi angkutan umum yang menggunakan plat hitam, jelas- jelas sudah melanggar Undang-undang tentang lalu lintas angkutan jalan." Semua angkutan umum termasuk travel wajib memiliki izin usaha dan menggunakan plat kuning, karena akan berdampak buruk terhadap peningkatan PAD ," timpalnya.

Nasruddin mengisahkan, saat dirinya bersama tamu dari Internasional berangkat dari Medan menuju Gayo Lues dengan menggunakan mobil rental dari loket CV Robi Karya, dengan harga 2.5 jt, pulang pergi. Namun ketika mobilnya rusak dalam perjalanan pihak supir meminta tambahan biaya lagi," kisahnya saat menghadirii acara peresmian Bandara Senubung Kabupaten Gayo Lues.

"Seandainya terjadi kecelakaan kemungkinan besar para penumpang tidak mendapatkan tanggungjawab asuransi dari pihak perusahaan rental. Untuk itu dinas terkait untuk segera menertibkan angkutan umum yang berplat hitam dan mengambil sikap tegas kepada loket yang nakal demi keamanan dan kenyamanan penumpang." Pintanya.

Sebagaimana diketahui, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 35 tahun 2003 tentang angkutan orang dan kendaraan umum menjelaskan, kendaraan umum yang beroperasi di jalan raya dengan mengangkut penumpang harus bernomor plat kuning bukan hitam. (@Redaksi)

Teks foto : Ilustrasi