Iklan

Murid SD Negeri 13 Persiapan Langkahan, Belajar di Teras Pustu

Teks Foto : Ilustrasi
ACEH UTARA- Latar atau teras Pukesmas pembantu (Pustu) Desa Lubok Pusaka Kecamatan langkahan Kabupaten Aceh Utara, digunakan untuk aktifitas belajar bagi murid Sekolah Dasar Negeri 13 Persiapan Langkahan, (SDN13).

Terkait hal tersebut, Muhammad, Kepala Unit pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan Tanah Jambo Aye, menghindar saat ditanya wartawan terhadap permasalahan itu. 

"Kamu Wawancara dia aja," ucap Kepala UPTD Kecamatan Tanah Jambo Aye, Muhammad dengan nada meleceh, sembari meninggalkan wartawan di Kantor UPTD setempat dengan kendaraannya.

Pada saat itu Kepala UPTD Tanah Jambo Aye, menunjukan warga yang kebetulan sedang berada di kantornya, untuk di wawancara.

Sebelumnya, Kepala UPTD Tanah Jambo Aye, juga pernah menghina siswa miskin, pada pidato Cuci Tangan bersama di Lapangan Danramil Tanah Jambo Aye,"Itu Anak- anak yang di gunung, yang sering makan rambutan, tidak ada vitamin,"demikian hinaan dan ocehannya.

Seperti diketahui, sedikitnya 16 murid Sekolah Dasar (SD) Persiapan Negeri 13 kecamatan Langkahan, Aceh Utara tidak diizinkan lagi bejalar di ruang Pukesmas pembantu (pustu) Desa Lubok Pusaka kecamatan setempat.

Akibatnya, mereka kini belajar di teras Pustu tersebut,"Kami sudah lima bulan belajar di ruang Pustu. Namun pada pada 10 November lalu, sehingga satu lokal murid terpaksa belajar di teras Pustu,"ujar Kepala SD persiapan Negeri 13 Langkahan, Sukardi, kepada Globalaceh.com, Jum'at (21/11). 

Dikatakannya, alasan pihak pustu ruang tersebut mau dipakai, saat ini pustu sudah dikunci, dan tidak bisa digunakan untuk aktifitas belajar-mengajar.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana, Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin kepada Globalaceh.com, mengatakan, bahwa, persoalan tidak ada izin, tempati ruang pustu, seharusnya pihak Muspika setempat harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan Aceh Utara untuk cari solusinya, karna menurutnya, Pustu tersebut hanya dipakai sementara, bukan untuk selamanya.

"Seharusnya Muspika Langkahan harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Utara, untuk mencari solusi, persoalan itu, karena pada 2015, kita akan membangun 2 unit gedung sekolah untuk, SD Lubok Pusaka,"kata Jamaluddin. (Ist)