Iklan

Terpublikasi ke Media Dugaan KKN, Ketua TPK Berang dan Cerca Kuli Tinta Dengan Kata Tidak Senonoh

ACEH TIMUR - Akibat terpublikasi di media berbagai indikasi dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN) yang dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) pembangunan saluran pembuang, sepanjang 310 M dan 2 unit plat beton program PNPM Tahun Anggaran (TA) 2014, di Desa Buket Seuraja, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, membuat Ketua TPK setempat, A. Yani, berang dan mencerca pekerja pers dengan kata- kata kotor atau tidak senonoh.

Hal ini disampaikan, salah seorang warga Desa Buket Seuraja, Sariadi, Minggu, (9/11/14). Menurutnya, beberapa waktu yang lalu, dia ( A. Yani_ Red) sengaja menjumpai dirinya dan sembari ngomel- ngomel." Dia menyuruh dirinya untuk menyampaikan kepada pihak wartawan yang mengangkat berita tentang permasalahan pada program PNPM Buket Seuraja, dengan kata- kata kotor dan tidak senonoh." Kata Sariadi.

"Silakan saja oknum ketua TPK tersebut mencerca pekerja pers dengan kata- kata kotor. Namun, yang harus diketahuinya, pers merupakan lembaga social control dan telah diatur sesuai dengan Undang- undang Pers Nomor 40 Tahun 1999." Ujar Zulfadli wartawan yang mendapat hinaan dari Ketua TPK yang berlatar pendidik itu dan seraya mengatakan akan meminta pertanggungjawabannya didepan hukum terkait penghinaan terhadap dirinya.

Namun, saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut melalui selulernya, Ketua TPK Desa Buket Seuraja, A. Yani, hanya mengangkat hp nya sesaat. Lalu dimatikan kembali dan di sms, tapi tidak ada balasan. (@redaksi)