Iklan

Zulkifli Hasan Alih Fungsi Habitat Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting

JAKARTA - Mantan Menteri Kehutanan Zulkifli telah "menjual" lahan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) kepada swasta tahun 2012, dengan cara alih fungsi sebagian lahan TNTP menjadi Area Penggunaan Lain (APL), persis bersebelahan dengan lahan PT Wana Sawit Subur Lestari. Kebijakan ini menyiksa orangutan.


            "Berapa luas lahan TNTP yang berubah menjadi APL, khususnya yang bersebelahan dengan PT Wana Sawit, hendaknya segera diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Puluhan ribu ha," tegas Sarmianus Senky, Direktur Borneo People Front (BPF), di Jakarta Kamis (13/11).
            Sarmianus Senky mengatakan, hanya KPK yang bisa menyelidiki, mengapa pengurangan lahan justru terjadi di wilayah yang bersebelahan langsung dengan PT Wana Sawit. "Apakah supaya PT Wana Sawit bisa langsung menggunakan lahan dan biaya pembangunan infrastruktur menjadi rendah?" tanya Senky.
            TNTP berada di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah, berada di dua kabupetan, Kotawaringin Barat dan Sruyan (dahulu pemekaran dari Kotawaringin Timur).
            Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada tahun 1936/1937 menyediakan lahan khusus seluas 305.000 ha untuk perlindungan orangutan (pongo pygmaeus) dan bekantan (nasalis larvatus). Tanggal 12 Mei 1984, disahkan menjadi TNTP, seluas 300.040 hektar (ha).
            Lahan TNTP kemudian diperluas menjadi 415.040 ha (tahun 1996), yaitu dengan memasukkan hutan produksi seluas 90 ribu ha (eks HPH PT Hesubazah), dan kawasan perairan sekitar 25.000 ha.
            Senky mengungkapkan, sekarang ini saja, permukiman penduduk di lahan PT Wana Sawit yang berada di Kecamatan Hanau (Kabupaten Sruyan), sering didatangi orangutan. Hal ini terjadi karena semakin sempitnya habitat orangutan.
            "Kalau maksudnya melokalisasi orangutan, maka lahan yang sudah dibuat menjadi APL (di sebelah PT Wana Sawit), seharusnya dipulihkan, supaya orangutan jangan lagi datang ke permukiman penduduk. Tetapi bukannya dipulihkan, malah menjadi APL. Kita akan lihat, lahan APL itu akan menjadi sawit atau bukan," jelas Senky, yang juga Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Landak, Kalbar.
            Masyarakat sekitar masih ingat, tahun 2012, Menteri Zulkifli Hasan mengunjungi PT Wana Sawit, mengadakan seremoni melepas orangutan. Menteri Zulkifli naik helikopter dari Palangkaraya ke Kecamatan Hanau. Seluruh pekerja tambang "diimbau" ikut menyambut Zulkifli. (if)