Iklan

Becho Pembuatan Bronjong Tanggul Krueng Pasee di Bakar OTK

ACEH UTARA - Warga Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara, kembali mengurut dada. Pasalnya, proyek perkerjaan pembuatan bronjong tanggul Krueng Pase tersebut bakal terhambat. Hal ini terjadi setelah alat berat atau behco pendukung pekerjaan tersebut dibakar oleh Orang Tak Dikenal ( OTK), Selasa (2/12/14) sekira pukul 03:30 Wib di Gampong Alue Ngom kecamatan setempat.

Menurut, Muktar (40) pemilik Beco, yang juga warga kecamatan setempat kepada Globalaceh.com, mengatakan, bahwa alat beratnya itu baru dua hari disewakan oleh CV  Ricika Grafika." Alat berat tersebut digunakan dalam perkerjaan pembuatan bronjong tanggul Krueng Pase," terangnya.

Dia mengaku baru mendapatkan laporan behconya terbakar sekitar pukul 4. 30 Wib. Akibat kejadian tersebut mengalami kerugian lebih kurang Rp 600 juta." Dan saya tidak tahu menahu, saat  diambil behco dalam keadaan bagus, begitu juga saat mau dikembalikan harus bagus juga," katanya.

Sedangkan penjaga becho, Fatiyatan (19) saat OTK membakar alat berat itu dirinya sedang tertidur. Namun tidak tahu siapa pelaku pembakar itu, sebab baru mengetahui setelah becho itu terbakar." Setelah tahu becho terbakar langsung bergegas memberitahukan hal tersebut kepada pak geuchik dan warga sekitar. Dan, kemudian warga pun berdatangan ketempat behco terbakar untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya." Jelasnya.

Saat kejadian tersebut saya sedang berada di Lhokseumawe." Sebelumnya, dirinya beberapa kali pernah diancam oleh mantan eks combatan yakni, M Yusuf alias Buraq Cs bahwa itu adalah wilayahnya dan Buraq mengklaim bahwa proyek perkerjaan pembuatan bronjong tanggul Krueng Pase tersebut adalah programnya (Buraq cs)." Kisah Adi Direktur, CV Ricika Grafika seraya mengarapkan kepada aparat penegak hukum supaya pelakunya harus ditangkap dan dibasmi ke akar- akarnya sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Kapolsek  Nibong IPTU, Abdullah Salihin, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, sedang menyelidiki lebih lanjut. "Hasil identifikasi kami di lapangan menemukan ada faktor kesengajaan. Behco bukan terbakar tetapi terindikasi disiram bensin lalu disulut api. Kasus ini sudah kita limpahkan ke Polres." Ujar Abdullah. (Rj)