Iklan

DPRK Acut Mediasikan Pedagang dan PT. KAI

ACEH UTARA - Wakil Ketua II DPRK Aceh Utara, Abdul Muthalib atau disapa akrab Taliban, mengelar atau memediasikan pertemuan antara Pedagang Pasar Geudong  yang menempati lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) yang bertempat di Aula Kantor Camat Samudera Jalan, Medan - Banda Aceh Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, Senin (01/12).

Acara rapat yang  dihadiri +- 80 orang di antaranya Muspika Kecamatan Samudera dan Para tokoh masyarakat Desa Keude Geudong serta Warga atau pedagang yang menempati rumah diatas tanah milik PT. KAI .

Dalam musyawarah tersebut para pedagang menyatakan mereka  bersedia pindah dengan sukarela apabila lahan tersebut dibangun untuk pelebaran jalan ataupun difungsikan kembali sebagai rel kereta Api.

Pedagang menolak atau tidak setuju apabila lahan tersbut disewakan kepada pihak ke tiga atau pengembang, karena pedagang merasa mampu untuk membangun bangunan toko untuk keindahan atau penataan kota seperti apa yang diharapkan oleh Bupati Aceh Utara.

Apabila Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan PT. KAI tetap akan memindahkan pedagang, maka harus mengganti dan menyediakan lahan untuk berjualan kembali.

Wakil Ketua II DPRK, Abdul Muthalib  mengatakan akan menyampaikan tuntutan para pedagang tersebut kepada Bupati Aceh Utara agar permasalahan tersebut cepat selesai serta tidak merugikan semua pihak.

"Hasil Musyawarah tersebut nantinya akan disampaikan ke Bupati , setelah itu rencananya Bupati akan mengadakan pertemuan dengan pihak PT. KAI, guna membahas permasalahan dan mencari solusi terbaik." Ujarnya seraya menambahkan masyarakat harus direlokasikan ketempat yang baru, mengingat masyarakat tersebut masyarakat kita juga. Dan kita tidak ingin dalam hal ini terjadi pertumpahan darah. (Rj)