Iklan

Gedung BBI di Abdya di Resmikan

ACEH BARAT DAYA – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Ir. Jufri Hasanuddin yang diwakili Sekretaris Abdya Ramli Bahar meresmikan Gedung serbaguna Balai Benih Ikan (BBI) di Gampong Krueng Bate kecamatan Kuala Bate Kabupaten setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Barat Daya, Muslim Hasan, dalam laporan utamanya mengungkapkan, peresmian Gedung Balai Benih Ikan (BBI) ini sekaligus dengan menggelar acara pelatihan budidaya ikan air tawar. Acara tersebut digelar berkat kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya dengan DKP Provinsi Aceh.

"Tujuannya agar pelatihan tersebut mencapai tersediannya tenaga teknis kelautan dan perikanan yang profesional. Handal atau cakap, tenaga pendamping, tenaga penyuluh swadaya dan tercapainya kemandirian berusaha bagi pelaku perikanan yaitu pembudidaya ikan tawar (kolam) pembudidaya ikan air tawar payau (petani tambak),"katanya Senin (22/12) dalam sambutan.

Muslim mengatakan, Acara berlangsung selama dua hari yang dimulai sejak tanggal 22-23 Desember 2014 dengan jumlah peserta 150 orang yang tergabung dalam dua katagori yaitu kelompok pembudidaya air tawar dengan jumlah 52 orang yang tergabung dalam 18 kelompok, sedangkan dari tenaga teknis atau pelaku perikanan berjumlah 23 orang dan pada pembudidaya air payau berjumlah 70 orang dari 18 kelompok serta tenaga teknis sebanyak 5 orang.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Abdya Ramli Bahar menyebutkan, atas nama Pemerintahan Abdya menyambut baik atas kegiatan dan kerja keras yang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan perikanan (DKP) setempat.

Sekda mengatakan, potensi pengembangan ikan air tawar masih terbuka. Dengan demikian, masyarakat yang ingin mengembangkan ikan air tawar bisa dibantu Pemkab setempat terkait bibit ikan dan cara pengembangannya.

Sekda mengharap, pengembangan usaha budidaya ikan air tawar ini diharapkan dapat menyejahterakan masyarakat petambak ikan tersebut.
Dengan adanya alat sarana dan prasarana ini dapat dipergunakan dengan baik. "Pemerintah daerah hanya membantu bibit dan pelatihan. Tergantung petambak ikan tersebut mau atau tidak mengembangkan usaha ini dengan optimal. Kita berharap kabupaten Abdya dapat menjadi sentra penghasil ikan air tawar di tingkat Provinsi, sehingga dapat memasarkan hasil panen dengan baik," tuturnya.

Kemudian Sambutan dari DKP Aceh yang diwakili Ir. Ilham mengatakan, gambaran budidaya pengembangan ikan di Aceh memiliki potensi perikanan. "BBI baru ada tiga di Aceh, yang pertaman di Batee Ilik, Aceh Tengah dan Aceh Tenggara," sebutnya.

BBI ini lanjutnya, apabila Pemerintah Kabupaten setempat tidak berkompeten dalam mengembangankan usaha perikanan ini maka hal itu tidak akan terwujud, "kami memberikan apresiasi kepada Pemkab Abdya yang telah menyukseskan kegiatan ini dalam memprogramkan potensi budidaya ikan air tawar," ujarnya.

Menurutnya, dimana ada potensi ikan lele, ikan nila, ikan gurami,  semua itu akan ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Kota itu sendiri dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat khususnya bagi masyarakat yang mengelola tambak, paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Ilham, dengan ada pasilitas seperti gedung serbaguna maka pergunakanlah dengan baik, apa bila bangunan tersebut tidak layak lagi untuk dipergunakan maka dana-dana yang ada boleh diambil untuk keperluan rehabilitasi gedung tersebut. "kalau gedung serbaguna BBI ini sudah mulai rusak, maka boleh dipakai dana yang ada untuk merehapnya," tuturnya.

akan tetapi lanjutnya, bila membangun gedung baru untuk pasilitas perikanan, maka harus ada kerjasama antara pemkab setempat dengan provinsi, tandas Ilham.

Pantauan Globalaceh.com, Turut hadir dalam peresmian tersebut, Sekda Abdya, Ramli Bahar, Asisten I Nafis A Manaf, Ketua DPRK Abdya Zulkifli Isa, bersama Anggota Dewan lainnya, Staf Ahli Bupati, Staf Kusus Bupati Kepala SKPK, para Camat, perwakilan Dinas Kelautan Aceh dan Kepala Dinas kelautan Abdya Ir. Muslim Hasan, Waka Polres Abdya Wahyudi Sabraha, Dansubdenpom Blangpidie Kapten CPM Suardi, serta masyarakat pembudidaya ikan air tawar yang ada di wilayah setempat.


RATU