Iklan

Kapolres Aceh Timur Pantau Banjir di Kecamatan Madat

ACEH TIMUR - Hujan deras mengguyur Pantai Timur Aceh dalam sepekan terakhir ini, mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan dalam wilyah Kabupaten Aceh Timur.

Banjir yang melanda, Kecamatan Madat, Pante Bidari, Simpang Ulim, Julok, dikarenakan luapan Air Sungai Arakundo, dan Sungai Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Aceh Timur AKBP. Muhajir SIK, memantau banjir di sejumlah Kecamatan di Aceh Timur. AKBP. Muhajir juga turun kelokasi banjir di Kecamatan Madat Pagi dinihari Rabu (24/12) Sekira Pukul 09:30 Wib.

Tak hanya di Kecamatan Madat, Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir SIK, melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Timur Kabupaten Aceh Timur, yakni Kecamatan Pereulak untuk memantau banjir yang melanda dikawasan itu.

Pantauan Globalaceh.com di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, sejumlah rumah dilanda banjir, seperti halnya Desa Blang Ubit, Lungsa, dan Lung Empat, air banjir mencapai setinggi satu meter.

Sementara itu, di Desa Tanjong Minjei, banjir melanda sejumlah rumah penduduk, bahkan puluhan ribu areal persawahan digenangi air setinggi tiga meter.

Keuchik Blang Ubit M. Yusuf Hamzah, sapaan akrapnya Geuchik Usuh, kepada Globalaceh.com, Rabu (24/12) menyebutkan, bahwa, akibat banjir yang melanda Blang Ubit, dan sekitarnya di Kecamatan Madat, sejumlah warga terancam gagal panen, dikarnakan persawahan tergenang air mencapai setinggi satu meter bahkan bisa melebih dari satu meter,"ucap Keuchik Usuh.

Dikatakannya, saat ini puluhan Kepala Keluarga (KK) kini sudah mulai mengungsi ketempat yang lebih aman, dan dirinya bersama Anggota DPR Kabupaten Aceh Timur saat ini sedang mengupayakan bantuan untuk disalurkan kepada pengungsi yang ada di Kecamatan Madat. (Ist)