Iklan

Koalisi Relawan Jokowi Dibentuk, Lawan ''Parpol Penghianat''

JAKARTA - Sejumlah elemen Relawan Jokowi bersepakat membentuk wadah bersama bernama Koalisi Relawan Jokowi, disingkat KRJ. Koalisi menjadi media perjuangan mempertahankan arah perubahan dengan mendukung Jokowi dan tetap bersama masyarakat arus bawah.


            "Kami mendukung Jokowi karena yakin Jokowi membawa perubahan. Ini harus dikawal, supaya arah perubahan tetap konsisten pada arah semula," kata Sihol Manullang, Ketua Umum Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), yang didaulat menjadi Sekjen KRJ dalam pertemuan di Jakarta Selasa (23/12).
            Anggota KRJ adalah elemen-elemen Relawan Jokowi sesama Pilpres. Antara lain, dari Kebangkitan Indonesia Baru (KIB), Jokowi Mania (Joman), We Love Jokowi (WLJ), Srikandi Jokowi, Solidaritas Merah Putih (Solmet), Komunitas Jokowi, Forkami, Jokowi Lovers, Forum Relawan Jokowi (FRJ), Pos Perjuangan Rakyat (Pos Raya) dan banyak lagi. 
            Sihol Manullang mengatakan, tonggak dasar perubahan ke depan, telah ditancapkan Jokowi dengan baik. Pengalihan subsisi yang secara radikal merubah fostur pembiayaan pembangunan, menjadi landasan yang dalam dua atau tiga tahun segera terasa.
            "Keberanian Jokowi untuk tidak populer karena mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (bbm), sudah menjadi bukti bahwa arah perubahan yang dibawa Jokowi tidak perlu diragukan lagi. Soal selanjutnya, bagaimana supaya hal ini diketahui rakyat banyak," jelas Sihol.
            Tujuan KRJ bukan hanya mengawal pemerintahan Jokowi, tetapi juga mencerdaskan rakyat agar melek politik. Rakyat jangan sampai tidak sadar bahwa sesungguhnya mereka ditindas partai politik (parpol). Sosialisasi melek politik, antara lain dengan memberi pencerdasan ihwal parpol "penghianat."
            "Parpol 'penghianat' bagi kami adalah parpol untuk yang tidak mendukung pemilihan  kepala daerah (Pilkada) secara langsung, tetapi melalui DPRD. Meskipun sebagian partai yang dulu menentang Pilkada langsung namun kini sudah mendukung, bagi kami tetap saja parpol penghianat. Mereka lawan kami," ujarnya.
            KRJ yakin, apabila rakyat berhasil menghadang parpol-parpol penghianat mempunyai wakil di DPR, maka penataan kehidupan berbangsa akan lebih mudah. Jangan lagi seperti sekarang, amanat rakyat dibelokkan, dan perubahan sikap politik bukan berdasarkan keinginan rakyat bawah, tetapi hanya taktis politik di lapangan," pungkasnya.
            Bentuk organisasi KRJ adalah sebagai koalisi, di mana semua elemen Relawan menjadi anggota presidium. Jabatan ketua presidium dijabat secara bergantian, direncanakan satu sampai dua tahun. (dd)